Berita

Jonan-Jokowi-Arcandra

Hukum

Putri BK: Hebat Sekali Jokowi Memecah Perhatian Massa Dari Demo Tuntut Ahok

SABTU, 15 OKTOBER 2016 | 10:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo melantik Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar masing-masing sebagai Menteri dan Wakil Menteri ESDM kemarin.

Pelantikan tersebut bersamaan dengan puluhan ribu umat Islam menggelar unjuk rasa menuntut Polri menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama sebagai tersangka kasus penistaan agama.

"Hebat sekali Jokowi memecah perhatian. Ketika massa demo menuntut agar Ahok diproses hukum dan dipecat karena menistakan agama Islam, Jokowi diam-diam melantik Jonan dan Archandra jadi Menteri dan Wamen ESDM," jelas politikus senior, Rachmawati Soekarnoputri, pagi ini.


Dia semakin mempertanyakan karena sebelumnya tidak ada pos wakil menteri untuk ESDM. Menurutnya, ini hanya trik untuk kembali mengangkat Archandra yang kemarin punya kasus dwikewarganegaraan dan dicopot karena melanggar UU tentang Kewarganegaraan, UU Administrasi Pemerintahan, maupun UU Kementerian Negara.

"Tapi lagi-lagi demi kepentingan asing," tegasnya.

Apalagi dia mengingatkan, begitu jadi Menteri ESDM beberapa waktu lalu, Arcandra langsung meneken perpanjangan izin ekspor konsentrat untuk Freeport.

Meski hanya Wamen, dia meyakini, tetap saja Arcandra yang akan mendominasi. Karena Jonan tak punya pengalaman di bidang ESDM.

"Artinya Jonan hanya teken-teken. Yang jadi aktor intelektualnya AT, yang memang berpengalaman di bidang tersebut di Amerika  Serikat tempat dia bekerja sebagai WNA," urai Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno.

"Jadi skenario Jokowi jelas, gamblang menjadi bagian kepentingan proxy nekolim, yaitu sasarannya energi selain food dan moneter di Indonesia," tandasnya.[zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya