Berita

Amran Sulaiman/Net

Hukum

BERAS SUBSIDI OPLOSAN

Kabulog DKI Ditangkap, Mentan: Bongkar Sampai Ke Akar-akarnya!

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 20:37 WIB | LAPORAN:

RMOL. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan pengoplosan beras subsidi yang menjerat Kepala Divisi Regional Bulog wilayah Jakarta-Banten, Agus Dwi Irianto serta empat distributor, masing-masing berinisial TID, SC, CS dan J.

"Khusus untuk beras, ini menyakitkan orang kecil, petani. Kami minta kasus ini dibongkar sampai akar-akarnya," kata Amran di sela-sela Panen Pedet (anak sapi), di Lapangan Sepak Bola Desa Hulo, Kecamatan Kahu, Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (14/10).

Sebelumnya, Agus dan 4 distributor beras ini ditangkap di tempat terpisah. Penangkapan ini terkait dengan pengembangan penyidikan kasus beredarnya beras oplosan Thailand dan Tegal yang sebenarnya untuk kegiatan Operasi Pasar.


Adapun beras Bulog ini merupakan beras impor yang digunakan sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP). CBP yang dikelola Bulog ini sumber dananya berasal dari APBN untuk kegiatan Operasi Pasar dalam rangka menstabilkan harga beras nasional sekaligus untuk menjaga stok dan pasokan beras dalam negeri.

"Ini enggak boleh dibiarkan. Ini adalah wilayah orang kecil, jangan diganggu. Kami minta tegas dibongkar sampai akar," tegas alumni Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin ini.

Terlepas dari itu, Amran mengaku sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri terkait adanya penangkapan tersebut.

"Kami berterimakasih kepada Polri, dulu prestasi yang dibuat Kementan adalah masalah pupuk. Oplos pupuk ada 40 yang dipenjarakan. Alhamdulillah sekarang sudah tersedia pupuk," tandasnya. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya