Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sebanyak 8 Ribu Personel Polisi Disiagakan Kawal Demo Ahok

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 10:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sekitar 15 ribu orang yang tergabung dari beberapa organisasi masyarakat (ormas) diperkirakan akan menggelar demonstrasi di depan Kantor Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat siang (14/10).

Selain menggelar demonstrasi di Balaikota, massa terlebih dulu akan melakukan demonstrasi di Kantor Bareskrim Mabes Polri yang kini berada satu gedung di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat.

Demonstrasi dilakukan menyikapi kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Untuk mengamankan jalannya aksi demonstrasi, ribuan aparat keamanan diturunkan ke lokasi.


Ribuan aparat kepolisian gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, disiagakan pada lokasi perkumpulan mereka di Monas, Patung Kuda depan Gedung Indosat, di Masjid Istiqlal, juga tentunya di depan Kantor Kementerian KKP, serta Kantor Balaikota .

Sedikitnya, sebanyak 8.000 personel kepolisian yang disiagakan agar unjuk rasa yang dilakukan ormas gabungan dan ulama dari daerah beberapa daerah seperti Jakarta dan Banten itu berjalan lancar.

"Sebanyak 8.380 personel disiagakan," ujar Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Suyatno, Jumat (14/10), seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Massa rencananya akan menggelar long march dari Masjid Istiqlal. Untuk itu, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan situasional melihat kondisi yang berkembang di lapangan.

"Terkait pengalihan arus situasional. Tapi ini kan mereka akan long march dari Istiqlal, jadi kita sudah siapkan rutenya mereka menuju ke lokasi unjuk rasa. Bila ada pengalihan arus, akan terjadi di sekitar Medan Merdeka, tapi untuk sekarang belum ada, situasional," ucap Suyatno. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya