Berita

Foto: Net

Bisnis

ANBTI Sosialisasikan Lomba Peredam Isu SARA

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 10:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Di tengah memanasnya isu SARA yang kian merebak di Pilkada DKI, Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI‎) bekerja sama dengan Asosiasi Guru Sejarah dan Inspirasi.Co justru sedang giat menyosialisasikan lomba bertema 'Agama yang Ramah dan Kurindu Indonesia Tanpa Diskriminasi'.

Namun begitu, Ketua Panitia ‎Nia Sjarifudin mengatakan bahwa lomba ini tak berhubungan langsung dengan pilkada DKI. Ini mengingat lomba sudah disusun dan diumumkan ke publik jauh hari sebelum meledaknya kasus video Ahok mengutip surat Al Maidah dan fatwa MUI soal gubernur muslim.

"Lomba ini lahir karena prihatin semakin jauhnya Indonesia dari cita cita yang dibangun oleh founding fathers. Apalagi, diskriminasi terutama atas dasar agama telah mewarnai ratusan perda dari Aceh hingga Papua," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (14/10).


Dijabarkan Nia bahwa lomba ini ingin mensimulasi agar masyarakat melakukan gerakan counter culture, yaitu sebuah gerakan yang kembali kepada semangat Sumpah Pemuda dan keberagaman Indonesia.

"Itu sebabnya lomba ini dibuat sekaligus untuk merayakan Sumpah Pemuda, Hari Toleransi dan Hari Hak Asasi," sambungnya.

Lomba berbentuk esai, poster digital, dan video pendek yang mengekspresikan gagasan keberagaman. Total hadiah sebesar Rp 101 juta. Karya dipubliskasi di laman Inspirasi.co dan ditutup di akhir November 2016.

Nia meminta kepada para peserta lomba untuk menjadikan karya budaya Denny JA sebagai rujukan dalam lomba ini. Pasalnya, sejak lima tahun terakhir, Denny JA telah menggagas gerakan budaya untuk Indonesia tanpa diskriminasi.

"Ia membuat film layar lebar, film pendek, 25 buku puisi, lagu, teater, hingga lukisan. Semua menyuarakan spirit agama yang ramah dan mimpi Indonesia tanpa diskriminasi‎," pungkasnya.[wid] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya