Berita

Gedung KPK/net

Hukum

Kasus Fasilitas Jet Pribadi Untuk Pejabat Pemko Medan Sudah Di Tangan KPK

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 05:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dugaan gratifikasi yang muncul setelah tersebarnya foto-foto pejabat Pemerintah Kota Medan menggunakan pesawat jet pribadi, akhirnya resmi dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pengaduan ini disampaikan masyarakat yang menamakan diri Gerakan Rakyat Berantas Korupsi Sumatera Utara (Gerbraksu) yang dikoordinir oleh Saharuddin. Mereka bertandang ke Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, kemarin (Kamis, 13/10).

Dalam keterangannya, Saharuddin menyatakan pengaduan ini mereka sampaikan agar KPK memiliki dasar untuk melakukan penyelidikan atas adanya dugaan gratifikasi terkait perjalanan di dalam foto tersebut. Apalagi di dalam foto tersebut, pejabat Pemko Medan yang diduga Walikota Medan, Dzulmi Eldin, terlihat sedang bersama seseorang yang mereka duga merupakan petinggi dari perusahaan Podomoro.


"Kami ingin ada penyelidikan mengenai hal tersebut agar jelas kepada masyarakat. Yang bisa membuktikan ada gratifikasi atau tidak itu tentu nanti proses hukum," kata Saharuddin, dikutip dari MedanBagus.Com

Dalam pengaduan tersebut mereka melampirkan foto-foto yang memperlihatkan para pejabat Pemko Medan tersebut sedang berada di dalam pesawat jet pribadi.

Mereka juga melengkapinya dengan dokumen-dokumen pendukung lainnya seputar perjalanan tersebut yang berhasil mereka kumpulkan, termasuk kronologis perjalanan dan dugaan adanya kebijakan-kebijakan Pemko Medan yang diduga berkaitan dengan perjalanan tersebut.

Dokumen-dokumen tersebut menambah informasi dari laporan pengaduan yang mereka sampaikan pada pertengahan Mei 2016 lalu tentang dugaan gratifikasi seputar pemberian izin pembangunan proyek Podomoro Deli City, di Jalan Putri Hijau, Medan.

"Semuanya sudah kami serahkan ke KPK dan kami berharap agar penyidik segera melakukan penyelidikan," ujarnya.

Pengaduan dari Gerbraksu ini terdaftar dengan nomor informasi 86507 dan diterima oleh petugas penerima laporan pengaduan masyarakat KPK. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya