Berita

Net

Hukum

Rohadi Pastikan Uang Rp 700 Juta Dari Politisi Gerindra

KAMIS, 13 OKTOBER 2016 | 20:45 WIB | LAPORAN:

Mantan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi menyangkal bahwa uang sebesar Rp 700 juta yang ditemukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat operasi tangkap tangan tidak terkait dengan perkara.

Meski demikian, terdakwa kasus suap vonis ringan pedangdut Saipul Jamil itu tidak membantah uang yang berada di mobil Toyota Fortuner miliknya merupakan pemberian anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sareh Wiyono. Menurut Rohadi, uang tersebut adalah pinjaman dari Sareh untuk keperluan peralatan ICU dan IGD di Rumah Sakit Reysa Medika di Cikedung, Indramayu.

"Pada 10 Juni 2016 saya ajukan pinjaman ke Pak Sareh. Karena sesuai peraturan Menteri Kesehatan rumah sakit itu harus ada peralatan ICU dan kelengkapan IGD," jelas Rohadi saat dihadirkan menjadi saksi untuk terdakwa Berthanatalia Ruruk Kariman dan Samsul Hidayat di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta (Kamis, 13/10).


Lebih jauh, Rohadi mengaku mengenal Sareh jauh sebelum menjadi anggota dewan. Menurutnya, Sareh merupakan bekas ketua PN Jakpus dan pensiun saat menjabat ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

"(Dia memberi pinjaman) karena dia sudah seperti bapak angkat saya," ujar Rohadi.

Adapun, pengakuan Rohadi tersebut sama seperti yang diutarakan sopirnya Koko Wira Adnan. Koko yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan beberapa waktu lalu juga mengakui duit Rp 700 juta pemberian dari Sareh.

"Diambil dari Apartemen Sudirman Mansion. Kata Pak Rohadi (uang itu) dari Pak Sareh," ucap Koko saat bersaksi dalam sidang Kamis lalu (29/9).

Meski demikian, pernyataan Rohadi mengenai kedekatannya dengan Sareh tidak sejalan dengan pengakuan Politisi Gerindra tersebut. Usai diperiksa penyidik KPK pada 6 Oktober lalu, Sareh membantah telah memberikan uang kepada Rohadi. Dia juga membantah memiliki unit apartemen di Sudirman Mansion.

"Tidak ada itu. Coba tanya kepada penyidik sajalah," kilah Sareh.

Diketahui, uang Rp 700 juta diduga diberikan Sareh kepada Rohadi untuk pengamanan sengketa Partai Golkar.‎ Sengketa dimaksud yakni ketika DPP Partai Golkar hasil Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie mengajukan gugatan atas kepengurusan Golkar yang diketuai Agung Laksono hasil Munas Ancol. Adapun, Sareh pernah berkarir sebagai ketua PN Jakut dan ketua PT Jabar sebelum terjun ke politik.‎ Usai pensiun dari dunia kehakiman, Sareh terpilih menjadi anggota dewan dari Gerindra dan kini duduk di Komisi II. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya