Berita

Terima Pemuda Muhammadiyah, HNW Minta Penegak Hukum Dikawal

KAMIS, 13 OKTOBER 2016 | 17:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengapresiasi Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yang menginisiasi berdirinya madrasah anti korupsi. Diharapkan, madrasah tersebut mampu menyegarkan pihak-pihak yang selama ini berkecimpung menangani kejahatan korupsi namun menjadi tumpul karena terlalu sering menangani korupsi.

Menurut Hidayat, bagaimanapun, pihak yang berwenang dalam penindakan korupsi harus selalu dipantau. Jangan sampai keberadaan hukum malah dijadikan payung oleh para koruptor. Karena indikasi kejadian seperti itu semakin banyak.

Pernyataan itu disampaikannya saat menerima kunjungan delegasi PP Pemuda Muhammadiyah di ruang kerja pimpinan MPR, komplek parlemen, Jakarta (Kamis, 13/10).


Delegasi PP Pemuda Muhammadiyah dipimpin Bendahara Umum Abdul Rahman Syahputra Batubara. Kedatangan mereka bertemu wakil ketua MPR untuk mengundang Hidayat dalam acara Pra Tanwir Pemuda Muhammadiyah yang akan digelar akhir November. Hidayat kemudian memberikan sejumlah contoh ketidakmampuan aparat mengungkap para pelanggar hukum. Antara lain, kasus BLBI, dugaan penerimaan kompensasi reklamasi sebesar Rp 1,7 tiliun, hingga kasus pembelian tanah Rumah Sakit Sumber Waras.

"Hukum juga perlu dikawal agar mereka senantiasa mampu menciptakan keadilan. Bukan malah lesu karena terlalu banyak menangani kejahatan termasuk korupsi," kata Hidayat.

Pada kesempatan itu, Hidayat menyampaikan kesediaannya untuk hadir dan menjadi pembicara dalam acara pra tanwir. Dia juga setuju untuk membahas tema etika dan komunikasi kepemimpinan nasional.

"Tema itu menarik dan sesuai dengan era kekinian. Sewajarnya semua pemimpin memiliki etika seperti yang ditunjukkan para pemimpin masa lalu. Mereka berdiskusi dan berdebat tapi tetap dalam koridor bahasa yang santun. Tidak kasar, apalagi sampai mengeluarkan isi kebun binatang," jelas Hidayat. [zul]  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya