Berita

KH. Ma'ruf Amin/Net

Nusantara

Inilah Kata Ketua MUI Atas Kunjungan Wakapolda Metro Jaya

KAMIS, 13 OKTOBER 2016 | 14:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Ma'ruf Amin menerima kunjungan Wakil Kapolda Metro Jaya Brigjen Polisi Suntana di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (13/10).

"Tadi Wakapolda silaturahim, konsultasi, kita berikan gambaran situasi," kata Kiai Ma'ruf seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Kiai Ma'ruf berharap supaya jangan sampai ada lagi isu-isu yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa.


Hal itu dikatakan Kiai Ma'ruf kepada Wakapolda Metro Jaya, menyusul situasi yang memanas akibat pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dinilai telah menghina Al Qur'an.

"Kita harapkan jangan ada isu-isu yang tidak baik yang mengganggu persatuan bangsa," kata dia.

‎Oleh karenanya, lanjut Kiai Ma'ruf, MUI berkomitmen untuk menjaga keadaan, mengimbau umat supaya tetap tenang. Karena menurutnya, itulah peran yang seharusnya dilakukan MUI.

"Kita menjaga keadaan ini dan itu memang komitmen di MUI. Tidak boleh melakukan di luar hukum dan apa yang dilakukan oleh polisi. MUI menjaga umat supaya tidak melakukan kegiatan yang destruktif," terangnya.

"Kita berkonsultasi kepada Wakapolda tentang kondisi situasi terkini. Kemudian Pihak Wakapolda menjalankan seperti apa tugasnya masing-masing. MUI menjalankan tugasnya menjaga umat," tukas Kiai Ma'ruf menambahkan.

Sebelumnya, MUI secara resmi menyatakan Gubernur Ahok telah menghina kitab suci Al-Quran dan Ulama. Dan sebelumnya, Ahok dilaporkan sejumlah pihak atas dugaan penistaan agama terkait pengutipan surat Al-Maidah ayat 51 saat berdiskusi dengan warga Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya