Berita

Foto/Net

Nusantara

Tinggal 9 Juta Orang Belum Rekam e-KTP

KAMIS, 13 OKTOBER 2016 | 10:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah proaktif dengan program jemput bola pelayanan KTP Elektronik (KTP El atau e-KTP). Saat ini, masih tersisa sekitar 9 juta penduduk Indonesia yang tercatat belum melakukan perekaman data kependudukan.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, dari 254 juta penduduk Indonesia, ada kira-kira 183 juta orang yang merupakan wajib KTP. Pada 2016 lalu, terhitung masih 22 juta penduduk yang belu merekam data dan memiliki KTP El, namun kini angkanya sudah menyusut.

"Per hari ini dari 22 juta sudah menyusut tinggal lebih kurang 9 juta penduduk yang belum merekam data. Kita harapkan paling lambat pertengahan tahun depan yang 9 juta ini sudah rekam datanya," kata Tjahjo di, Yogyakarta, Rabu malam (12/10).


Untuk jangka pendek, mulai Oktober sampai Januari 2017, perekaman data KTP El difokuskan di 101 daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak 2017. Bagi yang sudah melakukan perekaman namun belum mendapat e-KTP maka akan diberikan surat pengantar untuk menggunakan hak pilihnya.

Sebanyak 101 daerah ini diminta melakukan program jemput bola. Tjahjo mengatakan bahwa sampai saat ini kabupaten/kota yang membuat program jemput bola belum mencapai 20 persen.

Pemerintah menargetkan, pada 2017 nanti setiap kecamatan sudah bisa melakukan perekaman. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya