Berita

Politik

Catatan Fraksi PKB Menginjak Usia 17 Tahun

RABU, 12 OKTOBER 2016 | 17:02 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI menggelar acara puncak peringatan HUT ke-17 di komplek parlemen, Jakarta, Rabu (12/10).

Dalam sambutannya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar merasa bersyukur sebab di usia 17 tahun Fraksi PKB telah berkiprah dan berbuat untuk rakyat.

"Pasang surut pasti tentu ada, namun tugas yang harus dilakukan ke depan bagaimana mengembalikan kecintaan masyarakat. Bagaimana Fraksi PKB bisa menjawab tantangan serta kegalauan di tengah masyarakat," kata Cak Imin, sapaan akrabnya.


Dia menuturkan bahwa DPR menjadi tempat rakyat untuk mengadu dan mendapat jawaban. Untuk itu, mantan Menteri Tenaga Kerja danTranmigrasi itu memerintahkan kadernya yang duduk di DPR agar terus membuka diri kepada masyarakat.

"Saya menangkap keinginan itu dari seluruh penjuru, bagaimana PKB bisa memberikan solusi atas keluhan dan pengaduan masyarakat. DPR menjadi alat perjuangan untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang diimpikan," jelas Cak Imin.

Apalagi, sebagai pendukung pemerintah, PKB harus selalu mengawal jalannya proses demokrasi dengan baik.

"Saya melihat sejauh ini Fraksi PKB secara transparan dalam melaporkan kegiatan. Harapan konkrit kita membela rakyat itu adalah Fraksi PKB benar-benar menjadi jawaban dari segala keresahan masyarakat. Bekerja total tidak sekedar berkata-kata lagi," harap Cak Imin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Fraksi PKB Ida Fauziah menambahkan, 17 tahun merupakan usia yang dinamis dan yang paling asyik dalam menjalankan proses demokrasi.

"Selama ini kita tidak pernah mengambil momentum ulang tahun fraksi, tapi di usia ke 17 kami ambil momentum ini. Fraksi PKB lahir sejak 1999 pada era Reformasi, kami berproses di parlemen cukup bangga bisa mengantarkan kader terbaik jadi presiden," jelasnya.

Menurut Ida, pada awal masa Reformasi, Fraksi PKB ikut membangun keseimbangan antara pihak eksekutif dan legislatif.

"Kami bersama-sama dengan fraksi lain mendorong demokrasi, pemilihan umum secara langsung. Begitu juga mendorong fungsi legislasi sebagai fungsi utama. Kami tidak bisa sendirian mengembalikan kecintaan masyarakat Indonesia, berat rasanya mengembalikan kecintaan itu. Maka kami ingin bersama-sama saling bahu-membahu," bebernya.

Selain itu, Fraksi PKB juga ingin lebih membangun partisipasi masyarakat, mendorong para pelajar dan santri membuat forum parlemen santri.

"Kami ingin memperkenalkan kepada generasi muda bahwa politik itu juga asyik, indah, sebagai cara mencintai Tanah Air melalui politik. Kami siap bersinergi untuk membangun kecintaan masyarakat kembali kepada DPR. PKB akan tetap ada selama Indonesia ada. Kami ingin terus diingatkan agar terus istiqomah membela rakyat," jelas Ida.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PKB Cucun akhmad Syamsurijal mengatakan bahwa pihaknya akan menjadi teladan untuk semua.

"Kita ingin Fraksi PKB lebih solid lagi ke depan. lebih aktif dan bisa mengembalikan citra DPR di mata masyarakat," katanya.

Untuk itu, dia meminta agar kinerja dari setiap anggota fraksi lebih ditunjukkan lagi.

"Apa yang diamanahkan fraksi dan ketua umum harus dijalankan. Bagaimana amanat fraksi untuk bertemu konstituen, menjemput aspirasi. Semua itu harus dijalankan," tandas Cucun. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya