Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PII Siap Mendukung Pembangunan Infrastruktur Berkualitas

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 23:09 WIB | LAPORAN:

Program pembangunan pemerintahan Jokowi-JK yang menitikberatkan pada pembangunan dan pemerataan infrastruktur di tanah air dinilai mampu mengakselerasi perekonomian dalam negeri dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Namun, pembangunan infrastruktur multisektor ini perlu dukungan kesiapan dan jaminan kualitas SDM yang ada saat ini.

Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Heru Dewanto mengatakan, UU Keinsinyuran (UU 11/2014) adalah langkah awal untuk menata profesi ini. Hal itu penting dilakukan agar mampu mendukung target-target pembangunan infrastruktur pemerintah.

Menurutnya, penataan ini penting karena infrastruktur adalah fasilitas umum yang berdampak pada masyarakat luas. Dengan UU Keinsinyuran ini, nantinya setiap insinyur di Indonesia harus terdaftar dan memiliki sertifikasi melalui PII. Sehingga, Indonesia tidak hanya membangun infrastruktur saja, namun "Quality Infrastructure”.


"Bayangkan apabila ada jalan yang rusak, atau JPO ambruk seperti di Pasar Minggu September lalu, kemudian memakan korban jiwa, tanpa peraturan yang jelas, maka tidak ada yang mau bertanggung jawab. Nah dengan sertifikasi ini, kami ingin agar profesi Insinyur juga berkontribusi terhadap keselamatan dan kenyamanan publik, membangun infrastruktur yang berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas dia dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Selasa (11/10).

Heru menjelaskan, sertifikasi tidak hanya bertujuan melindungi masyarakat pengguna infrastruktur, namun juga melindungi profesi insinyur. Dengan target pembangunan infrastruktur terbesar sepanjang sejarah, Indonesia saat ini masih membutuhkan 120.000 insinyur untuk 5 tahun ke depan. Sementara minat mahasiswa menuntut ilmu di fakultas teknik terus menurun, bahkan tingkat partisipasinya jauh di bawah negara-negara di kawasan.

Memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kekhawatiran yang muncul adalah dengan demand yang sedemikian besar, dan supply yang tidak mencukupi. Karena itu, Indonesia akan kebanjiran tenaga kerja asing, khususnya insinyur-insinyur asing.

"Sertifikasi ini akan menghindari hal seperti itu, dan bisa melindungi insinyur-insinyur dalam negeri. Karena Insinyur-insinyur dari luar itu tidak bisa praktek begitu saja di Indonesia tanpa sertifikasi,” jelasnya.

Heru mengatakan, Rapimnas yang digelar 10-11 Oktober 2016 di Jakarta ini merumuskan tata kelola organisasi, sehingga PII siap untuk mendukung program pembangunan infrastruktur pemerintah.

"Kita tinggal menunggu perpres ,keppres dan PP supaya UU ini jalan. Tapi intinya PII siap mendukung pemerintah," tandasnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya