Berita

Foto: KBRI Nairobi

Dunia

Destinasi Wisata Indonesia Dipromosikan Di Mauritius

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 11:53 WIB | LAPORAN:

Stan pameran Indonesia mendapatkan kunjungan ratusan pengunjung pada pameran wisata terbesar di Port Louis - Mauritius yang digelar 7-9 Oktober 2016.

Para pengunjung dengan antusias mendengarkan paparan berbagai destinasi utama pariwisata Indonesia.  

Berbagai destinasi pariwisata utama dengan lokasi seperti Jogjakarta, Bali, Bandung, Manado, Lombok dan Medan ditawarkan kepada para pengunjung stan Indonesia. Kepada pengunjung dijelaskan berbagai keunggulan pariwisata ke Indonesia seperti situs-situs warisan dunia, keunikan budaya, keindahan alam dan keunikan kuliner.


Dalam dialog dengan pengunjung, terungkap kecenderungan wisatawan Mauritius untuk belanja dan kuliner Indonesia.

"Ternyata banyak sekali destinasi wisata di Indonesia, saya sebelumnya berpikir hanya Bali," kata salah seorang pengunjung.

Pameran internasional ke-empat yang dibuka oleh Menteri Pariwisata Mauritius ini dihadiri ribuan pengunjung. Peserta pameran terdiri dari perwakilan kedutaan asing, para operator perjalanan wisata di Mauritius dan biro pariwisata.

Maskapai penerbangan seperti Air France, Air Mauritius dan Air Asia juga membuka stan dengan menawarkan berbagai tiket promo ke berbagai destinasi wisata internasional. Biro-biro pariwisata dan operator perjalanan juga berlomba menawarkan paket-paket wisata ke berbagai negara termasuk ke Indonesia.  

Pembukaan jalur penerbangan baru oleh Air Asia dari Port Louis ke Kuala Lumpur menambah frekuensi dan pilihan penerbangan ke Indonesia dan negara-negara  Asia Tenggara lainnya. Variasi dan kemudahan angkutan udara ini berpeluang mempermudah wisatawan Mauritius berkunjung ke tanah air.

Salah satu peserta pameran, Herman Rukmanadi, operator perjalanan wisata Bhara Tours dari Bandung mengatakan bahwa angka kunjungan wisatawan Mauritius ke Indonesia sangat berpotensi untuk terus ditingkatkan. "Jalur penerbangan low cost carrier seperti Air Asia yang tersebar di berbagai kota besar akan mempermudah arus masuk wisatawan," kata Herman Rukmanadi.

Dalam kesempatan pameran, Herman Rukmanadi juga menjalin kerjasama dengan beberapa operator pariwisata setempat.

"Kami mengundang beberapa operator perjalanan wisata Mauritius ke Indonesia untuk melihat produk-produk wisata secara langsung, sehingga mempermudah mereka menjual wisata Indonesia," lanjut pengusaha asal Bandung tersebut.

"Wisatawan Mauritius sebagian besar pernah berkunjung ke negeri jiran Malaysia dan Singapura, sehingga dapat ditawarkan melanjutkan ke Indonesia," lanjut Herman.

Menurut Herman, selama dua tahun mengikuti pameran, hasilnya sudah mulai berbuah. Pada bulan November ini, paparnya, akan berangkat rombongan wisatawan dari Mauritius ke Indonesia dalam jumlah besar.

Pada kesempatan terpisah, Duta Besar RI untuk Kenya yang merangkap Mauritius, Soehardjono Sastromihardjo mengatakan bahwa Indonesia akan terus mempromosikan destinasi wisata nasional di Mauritius.

"Masyarakat Mauritius mempunyai tradisi berlibur ke luar negeri. Dengan pendapatan per kapita-nya sebesar 11 ribu dolar AS, wisatawan Mauritius sangat berpeluang menghabiskan masa liburan di Indonesia," tutur Soehardjono.

Lebih lanjut, Soehardjono mengharapkan agar sinergi antara pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan untuk mendorong masuknya wisatawan Mauritius.[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya