Berita

Agus Hermanto/Net

Hukum

Demokrat Bantah Terima Rp 500 Juta Dari IPS

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 11:58 WIB | LAPORAN:

. Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut mantan Anggota Komisi III DPR RI Partai Demokrat I Putu Sudiartana (IPS) telah menerima uang sejumlah Rp. 500 juta.

Diduga uang tersebut untuk menggerakkan IPS demi mengurus penambahan dana alokasi khusus (DAK) kegiatan sarana dan prasarana penunjang tahun 2016 untuk Sumatera Barat yang berasal dari APBN-P 2016, dan itu ada kaitannya dengan Partai Demokrat.

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Demokrat, Agus Hermanto membantah keras bahwa aliran dana kepada IPS itu mengalir ke partainya.


"Rasanya kita lihat dulu kebenarannya. Kami yakini bahwa apa yang ada sekarang ini tidak ada hubungannya dengan Partai Demokrat," tegas Wakil Ketua DPR ini di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/10).

"Memang betul Pak Putu adalah kader dari pada Partai Demokrat, tetapi masalah kasus tertangkap tangan KPK tidak ada hubungannya dengan Demokrat," lanjut Agus menambahkan.

Meski demikian, Agus mengaku pihaknya menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus tersebut terhadap KPK.

"Kita harus mempercayakan penuh kepada alat penegak hukum dalam hal ini KPK sekarang ini biarlah bersidang tapi kami meyakini bahwa semuanya itu tidak ada hubungannya dengan Partai Demokrat," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya