Berita

Djoni Rolindrawan

Djoni Ajak Pemuda Gelorakan Kembali Semangat Kebhinnekaan

SELASA, 11 OKTOBER 2016 | 08:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam mengelola kemajemukan masyarakat. Negara Barat baru mewacanakan kemajemukan dengan istilah "multikulturalisme", sementara Nusantara sudah berabad-abad memiliki falsafah "Bhinneka Tunggal Ika".

"Sejarah telah membuktikan bahwa semakin majemuk maka semakin toleran bangsa itu. Toleransi bermakna sikap yang memperlihatkan kesediaan mengangkat, menopang, dan menerima perbedaan yang dihadapi," kata Sekretaris Fraksi Partai Hanura DPR RI Djoni Rolindrawan dalam sambutannya ketika membuka seminar nasional kerja sama Fraksi Hanura dengan Jaringan Muda Indonesia (JMI) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Senin (10/10).

Seminar bertema "Membangun Komitmen Pemuda-Mahasiswa dalam Menjaga Kebhinnekaan Untuk Memperteguh Kemajemukan Bangsa" diikuti sekitar 200 peserta dari kalangan pemuda dan mahasiswa. Narasumber seminar ini adalah Mukhtar Tompo (anggota Fraksi Partai Hanura), Inas Nasrullah Zubir (anggota Fraksi Partai Hanura), dan Ariyanto (aktivis pemuda).


Menurut Djoni, saat ini semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai warisan luhur pendiri bangsa terlihat luntur dan memudar. Beberapa faktor penyebabnya seperti disparitas sosial ekonomi sebagai dampak dari pengaruh globalisasi serta mekanisme demokrasi yang baru sebatas prosedural, belum sepenuhnya substansial.

"Implikasi dari faktor itu dapat dilihat dari tingginya kesenjangan sosial. Akibat dari keadaan ini dikhawatirkan akan menimbulkan fanatisme asal daerah, sentimen etnik/rasial, dan berpotensi sebagai bara konflik serta pemicu disintegrasi bangsa," kata Djoni yang juga anggota Badan Pengkajian MPR RI ini.

Karena itu Djoni mengajak pemuda dan mahasiswa untuk menggelorakan kembali semangat kebhinnekaan. Perbedaan haruslah dipandang sebagai suatu kekuatan yang bisa mempersatukan bangsa dan negara dalam mewujudkan cita-cita nasional.

"Semboyan Bhinneka Tunggal Ika menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sangat heterogen, dan karenanya toleransi menjadi kebutuhan mutlak," kata dia.

Untuk melahirkan pemuda yang tangguh, lanjut Djoni Rolindrawan, perlu adanya pendidikan moral, pengembangan wawasan, keterampilan, serta penanaman rasa nasionalisme.

"Salah satunya melalui penanaman nilai-nilai kepribadian bangsa yang tercermin dalam Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika sehingga mampu menjadi pemimpin dalam segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa melihat kaya atau miskin, pejabat atau rakyat, suku, ras, agama atau hal-hal lain karena semua sama dan tetap satu yaitu Indonesia," jelas Djoni. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya