Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pembenahan Sektor Hulu dan Hilir Kunci Penurunan Harga Gas

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 22:57 WIB | LAPORAN:

. Kunci penurunan harga gas adalah perbaikan tata kelola yang menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Ketika kedua sisi tadi sudah normal karena perbaikan, maka penurunan harga akan terjadi .

"Itulah sebabnya, pembenahan di sektor hulu dan hilir harus simultan. Jangan mengorbankan hulu, tetapi hilir tidak dikerjakan atau sebaliknya. Jika itu terjadi, harga bisa tetap mahal,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha di Jakarta, Senin (10/10).

Menurutnya, tata kelola hulu penting diperbaiki. Sebab, jika tidak ada hulu maka tidak akan ada gas. Hal lain yang harus diperhatikan adalah bahwa kondisi masing-masing lapangan berbeda satu sama lain sehingga tidak bisa digeneralisasi.


Nah, untuk lapangan yang sudah matang, kata Satya, perubahan bagian pemerintah, akan berkontribusi besar terhadap penurunan harga gas. Sedangkan untuk lapangan baru, berapapun bagian pemerintah dikurangi bahkan sampai nol, kontribusi penurunan sangat kecil, kira-kira hanya USD10 sen per mmbtu.

Walau begitu, harus diingat juga bahwa banyak kondisi lapangan sedang sulit. Sebab, jika berbicara gas, maka lapangan-lapangan berada dalam kondisi frontir semua, karena di wilayah Indonesia bagian timur.

"Itu membuat harga keekonomian untuk memproduksi per mmbtu tidak semurah yang dibayangkan,” kata Satya.

Bukan hanya itu, hilir juga perlu disempurnakan, jangan sampai terjadi multiple pricing atau harga yang menumpuk pada satu pipa. Nah, kalau hulu dan hilir diperbaki, pasti harga gas ketika sampai di end user atau di industri bisa ditekan dan cita-cita presiden bisa direalisasikan.

"Di hilir, infrastruktur juga harus dibangun agar serapan gas menjadi maksimal,” kata Satya.  

Ketua Ikatan Ahli Perpipaan Migas (IAP Migas) Hendra Jaya mengatakan, penurunan harga gas memang bisa dilakukan pada berbagai komponen, dari hulu, transmisi, distribusi, serta marjin dan pajak.

Pada sisi hulu, misalnya, penurunan bisa dilakukan dengan mengurangi porsi pemerintah dalam konteks bagi hasil dengan KKKS. Selain itu, juga dengan penetapan harga yang tidak semata-mata dari keekonomian lapangan, namun dikaitkan dengan harga minyak/produk.

Untuk sisi transmisi, lanjut Hendra, penurunan harga bisa dilakukan melalui optimalisasi pipa pada open access, jika berdekatan dengan wilayah distribusi. Selain itu, juga melalui pembangunan infrastruktur oleh pemerintah pada wilayah remote.

Sedangkan pada sisi distribusi, penurunan bisa dilakukan melalui optimalisasi pipa distribusi untuk dapat dimanfaatkan oleh pihak lain serta pengetatan izin untuk LDC dengan persyaratan tertentu.

"Banyaknya pipa gas yang masih tumpang tindih akan menyebabkan pembengkakan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex). Akan ada penghematan yang signifikan bila penggunaan pipa dalam pendistribusian gas itu digunakan bersama, karena capex-nya tidak ada,” kata dia. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya