Berita

Foto: Dokumentasi

Menaker: Kreativitas Kunci Menangkan Batik di Pasar Global

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 19:57 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Batik, merupakan industri kreatif khas Indonesia yang terbukti memberi nilai ekonomi yang besar bagi masyarakat. Di era pasar global, banyak negara lain mencoba mengambil ceruk industri ini di Indonesia. Di pasaran misalnya, ditemui batik printing produksi Cina.

Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri menjelaskan, untuk menjaga batik Indonesia tetap unggul di pasar global, adalah dengan kreativitas.  

"Kuncinya kreatifitas. Pengrajin batik harus terus inovatif menciptakan motif yang unik, yang susah ditiru,” ucapnya saat memberi sambutan pada penutupan Pekan Batik Nusantara di Pekalongan, tadi malam.


Hanif meminta pelaku industri batik agar meningkatkan edukasi kepada masyarakat bahwa pengertian batik adalah yang dibuat dengan tangan (batik tulis), dengan cap (batik cap) atau campuran tangan dan cap (batik kombinasi). Sementara yang dibuat dengan printing, seperti produksi Cina, sejatinya bukan batik, hanya menyerupai batik.

Menaker mengingatkan, persaingan industri saat ini bukan lagi modal financial semata, namun bergeser pada persaingan human capital (modal sumber daya manusia), melainkan persaingan ide dan kreativitas. Inilah kekuatan batik Indonesia yang menghadirkan karya yang unik.

"Orang di luar negeri, lanjutnya, hampir tak percaya  ribuan orang dalam waktu yang sama, memakai batik tapi hamper tidak ada motifnya yang sama. Ini hebatnya batik Indonesia yang tak dimiliki Negara lain,” tegas politisi muda PKB ini.

Hal lain yang perlu ditingkatkan, lanjutnya,  adalah penggunaan E-commerce atau sistem penjualan online. Model penjualan online terbukti lebih mudah serta tak terbatas ruang dan waktu.

Industri batik mampu memberikan kontribusi pada perekonomian nasional. Data Kementerian Perindustrian menunjukkan, pada tahun 2015 terdapat 47.755 unit Industri Kecil Menengah (IKM) batik di seluruh Indonesia. Dari IKM yang ada mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 199.444 orang. Tahun ini jumlahnya terus berkembang. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya