Berita

Net

Hukum

Kasus Penistaan Agama Terkait Ahok, Polri Akan Minta Pendapat Ahli Agama dan Bahasa

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 18:08 WIB | LAPORAN:

Mabes Polri segera menindaklajuti laporan masyarakat terkait ocehan calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama.

Bareskrim Polri akan memanggil ahli bahasa dan agama untuk meneliti dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok, sapaan akrab cagub incumbent tersebut

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andrianto mengatakan, proses penyelidikan dugaan penistaan agama Polri akan memeriksa saksi-saksi. Tidak hanya itu penyidik masih harus melakukan gelar perkara.


"Setelah ahli bahasa, kami panggil ahli agama dari Kemenag Dirjen Umat Islam. Nanti kami minta bersaksi dan kalau perlu kami hubungi MUI. Ini untuk menguatkan apakah perbuatan ini masuk penistaan atau tidak," ujar Agus, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (10/10).

Lanjut Agus, pihaknya tidak membutuhkan saksi yang banyak. Baginya, dua saksi cukup.

"Kami tambahkan dari semua pelapor dan kita minta keterangannya," terangnya.

Terkait ahli bahasa, akan dihadirkan penyidik untuk mengkonfirmasi, apakah ucapan dan transkrip dari video Ahok masuk ke dalam kategori penistaan agama. Bareskrim, juga akan meminta video asli dari pengunggah.

"Supaya kami tahu perbedaan antara yang dipotong dengan yang asli, jadi lengkap durasinya," pungkas Agus.  [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya