Berita

Kota Banjar/Net

Nusantara

Banjir Dan Longsor Timpa Kota Banjar

SENIN, 10 OKTOBER 2016 | 06:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hujan deras dua hari berturut-turut menyebabkan banjir dan longsor terjadi di Jawa Barat bagian selatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar dan BPBD Jabar melaporkan data sementara penanganan banjir dan longsor di Kota Banjar kepada Posko BNPB.

Laporan sementara, banjir merendam beberapa desa di Kota Banjar pada Minggu (9/10) pukul 17.00 WIB. Desa Belokang dan Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, yang mengakibatkan rumah terendam setinggi 20-50 cm. (Jumlah rumah terendam masih dalam pendataan); Desa Mulyasari, Kecamatan Patarungan, 25 unit rumah terendam setinggi 70 cm; Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, 45 unit rumah terendam setinggi 20-50 cm; dan Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, 55 unit rumah terendam setinggi 20-50 cm.
    
Sementara longsor terjadi pada saat yang hampir bersamaan, di Kecamatan Patarungan; Desa Batulawang, empat unit rumah rusak sedang; Desa Karyamukti, dua unit rumah rusak sedang; Desa Mulyasari, dua unit rumah rusak sedang; Desa Pataruman, dua unit rumah rusak sedang; dan Desa Sukamukti, satu unit rumah rusak sedang.


"Masyarakat yang terdampak sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman, ke tetangga dan saudara terdekat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Senin (9/10).

Pukul 17.30 WIB, di Kampung Warong Batok ada dua titik longsoran, menimbun jalan nasional penghubung antara Jabar dan Jawa Tengah. BPBD Kota Banjar telah melakukan pembersihan menggunakan alat berat dari PU Bina Marga.

"Saat ini kondisi jalan sudah normal kembali dan dapat dilalui kendaraan," ujar Sutopo.

Dan pada pukul 22.00 WIB, di Blok Katapang, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, jalan terputus karena amblas (jalur nasional penghubung Jabar dan Jateng), panjang 15 m dan lebar 16 m, akibat hujan deras dan tersumbatnya aliran sungai oleh sampah. Sehingga mengikis pondasi jalan. Adapum dampaknya, dua unit rumah terancam, dua KK dengan lima jiwa.

"Korban sudah diungsikan ke rumah tetangganya," demikian Sutopo. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya