Berita

Politik

Mesin Relawan Jadi Penentu Kemenangan Rano-Embay

MINGGU, 09 OKTOBER 2016 | 03:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Rano Karno-Embay Mulya Syarief telah menetapkan susunan tim pemenangan untuk Pilkada Banten 2017. Tim pemenangan yang diisi perwakilan partai politik pengusung serta sejumlah tokoh, telah disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Di luar tim pemenangan, pasangan Rano-Embay juga memiliki relawan yang berasal dari berbagai elemen. Bagaimana pendapat para relawan terkait susunan tim pemenangan Rano-Embay yang dipimpin oleh Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah.

"Kita optimistis melihat susunan tim sukses. Terlebih lagi dipimpin Ahmad Basarah sebagai politisi nasional, ditambah ada Bu Muflikhan, tokoh perempuan Banten. Susunan komposisi yang pas," kata Juru Bicara Relawan Banten Bangkit, Usep Mujani, Sabtu malam (8/10).


Usep menjelaskan, Relawan Banten Bangkit merupakan relawan gabungan yang mendukung pasangan Rano Karno-Embay Mulya Syarief. Ia mengatakan, peranan relawan dalam pemenangan Rano-Embay di Pilkada Banten menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan tim pemenangan.

"Mesin relawan menjadi faktor penentu pemenangan Rano-Embay. Elemen relawan bahu membahu untuk memenangkan hati masyarakat. Keberadaan kita menjadi faktor penentu," tutur Usep.

Sementara itu, Koordinator Relawan Gerak Banten, Rudi Hermawan mengatakan, susunan tim pemenangan Rano-Embay yang diserahkan ke KPU, telah mengakomodasi semua golongan.

"Ada kelompok partai, dari pusat Pak Basarah komunikasi politiknya bagus, beliau juga nasionalis religius. Kemudian teman-teman NasDem dan PPP bagus-bagus, ada Pak Irgan. Ada juga tokoh-tokoh, mereka bisa mengajak dan meyakinkan masyarakat Banten untuk memilih RK-Embay,” kata Rudi, menjelaskan.

Ia menegaskan, relawan yang muncul untuk Rano-Embay tidak dikomando, namun akan berkomunikasi dengan tim pemenangan. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya