Berita

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

MUI Keluarkan Maklumat Ajak Umat Islam Tolak Demo Ahok

SABTU, 08 OKTOBER 2016 | 21:52 WIB | LAPORAN:

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan maklumat kepada seluruh umat Islam agar tidak terpancing dengan isu maupun ajakan untuk menggelar aksi untuk mengadili Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ketua Dewan MUI, Masduqi Baidlowi mengatakan, MUI tidak pernah memberikan izin kepada pihak manapun untuk menggunakan kantor MUI pusat sebagai lokasi dan konferensi pers deklarasi mengadili Ahok.

"MUI tidak ada kaitannya dengan rencana tersebut, tidak ada pembicaraan tentang rencana tersebut, dan tidak mengizinkan kantor MUI dipakai untuk acara tersebut," jelas dia dalam maklumat MUI yang dikeluarkan, Sabtu (8/10).


Masqudi tekankan, Indonesia adalah negara hukum, karenanya jika ada pihak yang keberatan atau merasa disakiti, sebaiknya menempuh jalur hukum yang ada. Itu dilakukan agar tidak ada aksi-aksi yang bisa berujung anarkis dan merugikan banyak pihak.

"Mengingat negara Indonesia merupakan negara hukum, maka kami mengimbau kepada semua pihak bila merasa tidak puas dan tidak senang terhadap seseorang atau kelompok orang janganlah melakukan hal-hal di luar ketentuan hukum, karena perbuatan seperti itu akan membawa kerusakan di tengah-tengah masyarakat. hal ini sejalan dengan kaidah dar-u al-mafasid muqqadam 'ala jalbi al-mushalih, menghidari kerusakan didahulukan dar mengambil kemasalahatan," sambungnya.

MUI, kata dia lagi, meminta kepada aparat penegak hukum mengambil langkah-langkah preventinti untuk mencegah terjadinya aksi-aksi yang tidak diinginkan. "Mengimbau kepada aparat penegak hukum agar mengambil langkah proaktif dengan memberikan respon secepatnya terhadap pelanggaran hukum atau berpotens melanggar hukum, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Untuk umat Islam, diminta untuk bisa mengendalikan diri dan tidak terpancing dengan ajakan-ajakan yang bisa merugikan nama baik Islam dimata masyarakat.

"Mengimbau umat islam agar tetap mengedepankan prilaku terpuji , al-akhlak al-karimah dalam mengekspesikan setiap stiap aspirasinya," katanya.

Sebelumnya, beredar undangan aksi dan konferensi pers deklarasi Pasukan Berani Mati Pemuda Islam Indonesia Adili Ahok Penista Alquran. Dalam undangan disebut kegiatan berlangsung pada Senin (10/10) pukul 15.00 ba'da Ashar di Gedung Majelis Ulama Indonesia.

Dalam undangan yang tersebar melalui pesan elektronik juga disebut sudah ada 145 orang relawan. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya