Berita

Nusantara

Jumlah Wisatawan Ke Bali Cenderung Meningkat

SABTU, 08 OKTOBER 2016 | 08:16 WIB | LAPORAN:

Asisten II Gubernur Bali, Ketut Widja, menegaskan bahwa semarak demonstrasi penolakan masyarakat terhadap reklamasi Teluk Benoa sama sekali tidak mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan asing maupun domestik ke Bali.

"Oh enggak ada, tetap bagus," ujarnya kepada wartawan di sela acara Press Gathering Wartawan DPR RI, Kute, Bali, Jumat malam (7/10).

Ketut bahkan menyebut, sesungguhnya jumlah wisatawan dan penerimaan daerah dari sektor pariwisata justru semakin meningkat jika dibandingkan per Agustus tahun lalu.


"Data terakhir per Agustus, ada sekitar 294 ribu lebih (wisatawan), naik 19 persen dibandingkan dengan Agustus tahun lalu Jadi puncaknya sampai dengan September, Oktober, November, Desember, yang saya kira akan ada sekitar 4,5 juta wisatawan. Begitu juga lama tinggalnya wisatawan di Bali yang semakin baik," lanjutnya.

Situasi pariwisata Bali yang kondusif semakin dibuktikan oleh kedatangan lebih dari 100 wartawan dari berbagai media di DPR RI yang memilih Bali sebagai tempat untuk menyelenggarakan Press Gathering.

"Sampeyan datang ada 102 orang tercatat sebagai wisatawan domestik. Nah, harus tercatat itu di statistik itu. Rajin-rajinlah datang ke Bali," katanya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya