Berita

Agus-Silvy/Net

Politik

Peta Kemenangan Agus-Sylvi Saat Head To Head Lawan Ahok-Djarot

SABTU, 08 OKTOBER 2016 | 06:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni bisa mengalahkan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat jika pilgub digelar hari ini dalam putaran kedua. Artinya di putaran ini keduanya bersaing secara head to head.

Hasil survei  Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis bahwa pasangan Agus-Sylvi men‎dapatkan suara 35,1 persen, sementara Ahok-Djarot cuma mengantongi 31,9 persen. Swing voters sebanyak 33 persen.

Dalam penjabaran head to head tersebut, Agus unggul dari Ahok dalam segmen pemilih berbasis agama. Mayoritas muslim, yang dalam survei ini ada 93,2 persen dari 440 responden, menyebut bahwa mereka akan memilih pasangan Agus-Sylvi. Pasangan ini dipilih oleh 37,4 persen, sementara Ahok-Djarot hanya 28,4 dan swing voters sebanyak 34,2 persen. Ahok hanya unggul di kelompok non muslim yang jumlah sebarannya dalam survei ini hanya 6,8 persen dari jumlah responden.


"Ahok-Djarot unggul 80 persen ber‎banding 3,3 persen. Swing voters-nya 16,7 persen," sambung Ardian.

Sementara untuk kategori pemilih berdasarkan suku,‎ Agus-Sylvi mampu memikat suku Jawa Betawi, dan Sunda. Sementara Ahok-Djarot hanya unggul dalam kategori pemilih berbasis suku Tionghoa.

Dalam kategori usia, tercatat bahwa Agus-Sylvi lebih memikat pemilih muda yang berusia kurang dari 40 tahun. Sementara Ahok unggul di segmen pemilih yang berusia lebih dari 40 tahun.

"Sedangkan untuk segmen pendidikan, Ahok unggul di segmen pemilih berlatar pendidikan SD atau di bawahnya, Agus-Sylvi diminati kalangan tamat SMP ke atas," sambung Ardian.

"Untuk segmen penghasilan. Agus-Sylvi unggul di segmen pendapatan bawah," pungkasnya.

Survei yang dilakukan pada 28 September hingga 2 Oktober ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 440. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini sebesar plus minus 4,8 persen. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya