Berita

Politik

Akun "SBY" Dilaporkan Ke Polda Metro Terkait Video Ahok Singgung Al Quran

JUMAT, 07 OKTOBER 2016 | 16:56 WIB | LAPORAN:

Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot (Kotak Adja) secara resmi melaporkan akun facebook SBY (Si Buni Yani) ke Polda Metro Jaya, sore ini.

Akun tersebut adalah penyebar awal potongan video pernyataan Gubernur Jakarta, Basuki Purnama alias Ahok yang kemudian dianggap publik berisi penghinaan terhadap Al Quran dan Islam.

Kotak Adja menuding akun SBY sengaja menimbulkan polemik di masyarakat dengan dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 ayat 2 Jo. Pasal 45 ayat 2 UU 11/2008 Tentang ITE dengan ancaman pidana 6 Tahun Penjara.


Dalam keterangan pers yang diterima redaksi dari Ketua Kotak Adja, Muannas Alaidid, pihaknya menilai persoalan ini harus didorong ke ranah hukum sehingga polemik tidak berkelanjutan dan sumber masalah menjadi jelas.

Selain itu, mereka melihat pengunggahan video tersebut secara viral di facebook dilakukan dengan tidak utuh sehingga menimbulkan multitafsir dan kesalahpahaman. Diduga kuat itu bermaksud untuk propaganda dan adu domba antar umat sehingga menumbuhkan kebencian.

Kotak Adja juga melihat adanya niat jahat "mens rea" dari akun SBY karena telah memotong video Ahok yang menyulut keresahan karena mengutip Surat Almaidah ayat 51.

Tidak hanya itu, Kotak Adja juga menemukan bahwa akun SBY yang sama menyebarkan Formulis Registrasi untuk menjadi pendukung pasangan calon gubernur-wakil gubernur di Pilkada DKI. Sehingga penyebaran video kontroversial itu merupakan salah satu upaya black campaign terhadap pasangan Ahok-Djarot.

Dengan melaporkan kasus ini, para pendukung Ahok-Djarot ini berharap kepolisian segera mendalami soal apakah ada niat jahat dari pelaku penyebaran video. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya