Berita

Ahok/Net

Politik

Mungkin Kalau Terpilih Lagi, Ahok Akan Mudah Bakar Al-Quran

JUMAT, 07 OKTOBER 2016 | 09:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kecaman kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok semakin mengalir deras. Hal ini terkait dengan penistaan dan penghinaan Ahok terhadap Islam.

"Ahok telah melukai umat Islam dengan membawa ayat-ayat suci Al-Quran seenaknya dengan sombong. Sudah saatnya kita sadar bahwa Ahok di Jakarta ini adalah sumber malapetaka," ucap Ketua JAS RAKYAT, Yudi Syamhudi Suyuti, Jumat (7/10).

Kata Yudi, dari mulut Ahok sudah beranak pinak kejahatan, sehingga yang keluar dari mulutnya adalah kata-kata pelecehan, penghinaan dan ucapan-ucapan tidak baik.


"Sedangkan otaknya berisi kegelapan. Sehingga yang keluar di alam pikirnya adalah cara-cara menghasut, mengadu domba dan kerusakan moral. Kita jangan biarkan Ahok petentang-petenteng merasa dirinya benar dan sok kuasa," ungkapnya.

Tapi yang harus disadari, lanjut Yudi, Ahok itu bukan siapa-siapa, Ahok hanya setan kecil. Ia pun mengajak warga Ibukota untuk tidak memilih Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti. Sudah cukup lembaran tentang Ahok.

"Berbahaya jika Ahok dibiarkan berkuasa terus. Belum terpilih jadi gubernur sudah berani hina Al-Quran. Mungkin kalau sudah jadi gubernur lagi, dia akan mudah bakar Al-Quran," tukasnya.

Pernyataan kontroversi oleh Gubernur Ahok terjadi saat melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu, dan kini sudah beredar luas di media sosial. Dalam pernyataannya, kandidat petahana Pilkada DKI Jakarta itu kembali menyinggung soal Al-Quran surat Al-Maidah 51.

"Kalau bapak ibu gak bisa pilih saya karena dibohongi dengan surat Al Maidah 51, macem-macem itu. Kalau bapak ibu merasa gak milih neh karena saya takut neraka, dibodohin gitu, ya gak apa-apa," ujar Ahok dalam potongan video tersebut. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya