Berita

Foto: Net

Politik

Pernyataan Ahok Menistakan Agama, Jokowi Jangan Cuma Diam

KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 22:42 WIB | LAPORAN:

Pernyataan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama di depan jajaran Muspida dan warga Kepulauan Seribu tentang Al Qur’an Surah Al Maidah ayat 51 yang katanya membodohi umat Islam, bisa berdampak panjang.

Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma mengatakan, bukan hanya warga Jakarta yang bereaksi, tapi seluruh umat Islam di Indonesia kini bereaksi keras.

"Kita bisa baca itu di media sosial. Dan kalau reaksi itu berbuntut pada tindakan fisik, siapa yang bisa menjamin keselamatan warga keturunan Tionghoa yang sesungguhnya tidak tau apa-apa?” jelas Lieus dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Kamis malam (6/10).


Oleh karena itu, Lieus meminta Ahok untuk segera berhenti bermain-main dengan isu SARA dan mengeluarkan "ujaran-ujaran bodoh” dari mulutnya.  Lieus juga meminta agar aparat yang berwenang segera mengambil tindakan terhadap kasus ini.

"Ahok itu sudah menimbulkan keresahan dan menistakan agama. Jangan kalau orang kecil yang ngomong langsung ditangkap, tapi kalau Ahok dibiarkan saja. Sebab, setahu saya, Ahok bukan baru kali ini melontarkan pernyataan yang bermuatan SARA,” kata dia.

Lieus juga meminta Presiden Jokowi untuk tidak berdiam diri. "Sebagai kepala negara, Presiden harus mengingatkan Ahok agar tak terus menerus melontarkan ujaran berbau SARA dan mengandung kebencian,” jelas Lieus.

Sebab, tambahnya, keadaan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. "Cepat atau lambat, jika dibiarkan hal itu akan memicu timbulnya chaos." [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya