Berita

Hukum

3 Saksi Fakta PKS Ternyata Bukan Elit

SENIN, 03 OKTOBER 2016 | 13:54 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Sidang gugatan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini (Senin, 3/10).

Agenda sidang kali ini mendengarkan keterangan saksi fakta dari DPP Partai Keadilan Sejahtera.

Kuasa hukum PKS, Zainudin Paru menyebut, ada tiga elit partainya yang akan dihadirkan sebagai saksi fakta.


"Hari ini Insya Allah akan hadir tiga orang saksi fakta dari unsur pimpinan PKS," ujar Zainuddin, pagi tadi.

Menurut Zainudin ketiga elit yang dihadirkan itu akan menerangkan soal putusan Majelis Tahkim PKS berdasarkan laporan dugaan pelanggaran disiplin organisasi oleh Fahri. Merka juga  akan membeberkan hasil investigasi dan proses persidangan Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) PKS yang merekomendasikan pemecatan Fahri dari semua jenjang keanggotaan partai.

Namun hingga sidang akan dimulai, tiga elit PKS dimaksud tak kunjung terlihat batang hidung mereka. Sempat disangka tiga elit itu adalah Ketua Majelis Syuro PKS, Salm Segaf Al Jufri, Presiden PKS, Sohibul Iman dan juga Ketua Majelis Tahkim PKS, Hidayat Nur Wahid. Mereka ini dikenal getol menyerang Fahri.

Nyatanya dari informasi beredar di kalangan wartawan, nama-nama saksi fakta yang tercatat adalah Iman Nugraha diketahui staf BPDO, Najib Subroto yang juga staf MPP dan Untung Wahono, saat ini menjabat sekretaris ketua majelis syuro PKS.

Sebelumnya pihak PKS juga pernah sesumbar akan menghadirkan 101 bukti memberatkan Fahri. Tapi ternyata tidak bisa dihadirkan di persidangan dengan alasan belum dilegalisir atau dicap stempel sebagai syarat penerimaan bukti.

Hingga berita ini diturunkan, persidangan tengah mendengarkan kesaksian Untung Wahono. Sementara dua saksi lainnya belum dapat dipastikan hadir.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya