Berita

Mike Towell/Net

Olahraga

Petinju Towell Meninggal, Hatton Galang Dana

SENIN, 03 OKTOBER 2016 | 08:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kematian petinju Skotlandia Mike Towell menggugah peras­aan banyak orang. Ricky Hatton telah menyisihkan dana sebesar lima ribu poundsterling (Rp 84,5 juta) untuk membantu keluarga almarhum.

Hatton juga mengajak orang-orang untuk ikut serta dalam penggalangan dana ini. Eks juara dunia kelas berat ini mengatakan bahwa saat ini dirinya tengah menggalang dana senilai 20 ribu poundsterling (Rp 338,3 juta). Rencananya, donasi ini akan disumbangkan untuk keluarga Towell.

Saat ini, Towell meninggalkan seorang kekasih dan anak lelaki yang masih bayi. Hatton pun mengunggah ajakan ini dalam media sosial pribadinya.


"Mike Towell kehilangan nyawanya setelah melakukan salah satu dari apa yang ia cintai dan mengurus keluarganya, atau bahkan keduanya. Mari tunjukkan kepedulianmu. Jika kita membutuhkan dana sebesar 20 ribu poundsterling (Rp 338,3 juta), maka kekurangannya ting­gal 15 ribu poundsterling lagi (Rp 252,2 juta)," tulis Hatton dalam Twitter pribadinya.

Towell merupakan seorang petinju Inggris yang tewas usai kalah dalam sebuah pertandin­gan. Towell menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit, 15 jam setelah menjalani pertandin­gan terakhirnya.

Petinju 25 tahun itu roboh pada ronde kelima saat bertar­ung melawan Dale Evans di St. Andrew Sporting Club, Radisson Blu Hotel, Glasgow pada Kamis (29/09) dan dilarikan ke Rumah Sakit Ratu Elizabeth.

Legenda tinju kelahiran Dundee, Dick McTaggart menga­takan, kematian Towell tidak sepenuhnya kesalahan wasit. Menurut peraih medali emas kelas ringan di Olimpiade 1956, Victor Loughlin pasti tidak akan pernah menyangka jika pertarungan itu berakhir dengan tragis.

"Saya menyesal mendengar kabar tentang Mike. Dia pasti salah satu petinju masa depan negara ini. Saya mungkin tidak pernah mengenalnya secara prib­adi, tapi istri saya selalu menyukai setiap pertarungan Mike Towell di televisi," kata McTaggart seperti dikutip dari The Courier.

McTaggart menambahkan, setiap olahraga pasti mempunyai risiko. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya