Berita

Irman Gusman/Net

Hukum

Anggota DPD Samakan Irman Dengan Pimpinan KPK Yang Dikriminalisasi

SABTU, 01 OKTOBER 2016 | 12:57 WIB | LAPORAN:

Diakui bahwa sebagian besar anggota DPD RI takut untuk menjenguk bekas ketua mereka, Irman Gusman, yang mendekam di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu karena sebagian besar masyarakat berpandangan bahwa para anggota DPD RI yang meminta penangguhan penahanan atas Irman Gusman adalah orang-orang yang pro korupsi.

"Sama juga ketika ada orang yang ditahan di KPK orang pada takut semua mengunjungi," ungkap Koordinator Tim 10 DPD RI, Asri Anas, dalam diskusi "DPD Terbelah?" di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10).


Menurutnya, para "senator" yang meminta penangguhan penahanan tersebut hanya mewujudkan solidaritas karena kedekatan mereka dengan Irman.

Tindakan para anggota DPD itu tidak jauh berbeda dengan upaya para pegawai dan pimpinan KPK yang melakukan aksi serupa ketika ada rekan mereka yang "dikriminalisasi". Misalnya yang terakhir dalam perkara Abraham Samad dan Bambang Widjojanto.

"Komisioner KPK yang kita sebut dikriminalisasi ternyata juga banyak teman-teman yang menjamin," ujarnya.

Asri menegaskan semua anggota DPD sudah sepakat untuk taat pada komitmen bersama KPK pada tahun 2009 lalu. DPD berjanji tidak akan melindungi siapapun anggotanya yang tersangkut kasus korupsi.

"Sebenarnya kami serahkan sepenuhnya ke ranah hukum. Karena komitmen kami tahun 2009 dengan KPK, kalau dia korupsi enggak mungkin kita lindungi," tegasnya. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya