Berita

Heriandi Lim/Net

Politik

PKB Jakarta: Kami Akan Menangkan Mas Agus Dan Mpok Sylvi Tanpa Isu SARA

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2016 | 10:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tingkat DKI Jakarta yang mengusung pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang, bertekad keras memenangkan pasangan Jawa-Betawi itu dengan pendidikan politik yang baik untuk warga calon pemilih.

"Pilkada DKI 2017 ini adalah pesta demokrasi sejati untuk warga. Semua visi dan misi para pasangan calon harus sesuai dengan rencana jangka panjang daerah yang telah ditetapkan, dan tidak boleh melenceng," tegas Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Heriandi Lim, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat pagi (30/9).

Politikus keturunan Tionghoa ini menjamin partainya akan berusaha keras agar pemilu daerah 2017 steril dari permainan isu SARA (suku agama ras dan antar golongan).


"PKB akan berusaha Pilkada bebas dari isu SARA dan akan ikut menjelaskan bahwa Pilkada DKI adalah persoalan demokrasi dan pendidikan politik buat warga Jakarta," tegasnya.

Untuk memenangkan pasangan yang diusungnya bersama Partai Demokrat, PPP, PAN, lanjut Heriandi, PKB Jakarta akan bergerak dengan kekuatan struktur partai, badan otonom dan juga agen-agen kultural PKB.

Semua kekuatan PKB akan berkoornidasi dan berjejaring di 5 kotamadya, 44 kecamatan, 267 kelurahan dan 3000 lebih jejaring tingkat RW.

"Jaringan tersebut juga akan melakukan pengawasan atas pelayanan publik Pemprov DKI, agar bisa profesional dan tidak diskriminatif bagi warga," jelasnya.

"PKB Jakarta juga mengajak semua elemen masyarakat yang inginkan pemimpin alternatif dan satu visi dengan PKB DKI agar bersinergi memenangkan Mas Agus dan Mpok Sylvi. Jakarta harus dipimpin orang yang lebih baik dari sekarang," tutup Heriandi. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Arahan Presiden, Penjahit Pribadi Bentuk Satgasus Garuda Guna Bantu Korban Bencana

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:11

Publik Diajak Berprasangka Baik ke Prabowo soal Gabung BoP Bentukan Trump

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:08

Kejagung Tindak Tegas Jaksa Diduga Bermasalah di Daerah

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:01

Dolar AS Tertekan, Sentuh Level Terendah Hampir Empat Tahun

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:57

Kemenhaj Borong Bumbu Nusantara UMKM ke Dapur Haji

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:48

IHSG Ambruk 6,53 Persen Pagi Ini

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:47

Kekosongan Posisi Wamenkeu Dinilai Bisa Picu Reshuffle di Kementerian Lain

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:42

KPK Bakal Perpanjang Pencekalan Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:29

Realisasi DMO Minyakita Melambat, Ekspor CPO Tertekan

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:25

Bursa Asia Menguat Ikuti Reli Wall Street

Rabu, 28 Januari 2026 | 09:10

Selengkapnya