Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Sejumlah tokoh budaya dan sejarawan hadir di tengah lokasi penggusuran, seperti Sandyawan Sumardi yang sudah lama mengadvokasi warga bantaran sungai Ciliwung, kemudian pendiri Museum Rekor Indonesia, Jaya Suprana, dan sejarawan J.J. Rizal.
Rizal menyatakan, kedatangannya adalah bentuk solidaritas terhadap warga korban penggusuran dan penolakannya terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melanggar hukum dan hak asasi manusia.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
UPDATE
Kamis, 10 September 2026 | 00:17
Kamis, 10 September 2026 | 00:06
Rabu, 09 September 2026 | 23:52
Rabu, 09 September 2026 | 23:32
Rabu, 09 September 2026 | 23:22
Rabu, 09 September 2026 | 23:20
Rabu, 09 September 2026 | 23:00
Rabu, 09 September 2026 | 22:59
Rabu, 09 September 2026 | 22:45
Rabu, 09 September 2026 | 22:31