Berita

Foto/Net

Hukum

Duh, 25 Ribu Anak Kita Doyan Nonton Porno...

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 09:37 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KPPA) mengungkapkan seki­tar 25.000 anak mengakses situs porno di internet setiap hari. Sebagian besar anak terse­but mengakses situs tersebut melalui ponsel.

Karena itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Yohanna Yambise akan membuat aturan untuk mengontrol penggunaan ponsel pada anak-anak. Aturan itu pun diharapkan bisa mengurangi penggunaan alat telekomu­nikasi bagi anak-anak.

"Aturan itu dibuat agar anak-anak jangan sampai hanya berkutat dengan permainan internet," kata Yohanna di Jakarta, kemarin.


Yohanna menyadari perkem­bangan teknologi yang begitu cepat membuat anak-anak mu­dah untuk mengakses media-media sosial, baik seperti twitter, facebook, dan youtube.

Sayangnya, kata dia, infor­masi yang tersebar di media so­sial tersebut sangat tidak layak dikonsumsi oleh anak-anak.

"Karena itu kami akan buat peraturan pemerintah untuk mengawasi, mengontrol peng­gunaan video-video, gadget ataupun medsos dan lain-lain. Orang tua pun diharapkan untuk bisa mengontrol mereka karena orang tua lah yang ber­tanggung jawab untuk mengawasi anak-anaknya," jelas Yohanna.

Salah satu aturan yang tengah digodok oleh Yohanna adalah pembatasan penggu­naan telepon seluler pada anak. Tidak bisa dipungkiri, kata dia, kebanyakan anak-anak saat ini justru begitu mudah mengakses media sosial melalui telepon seluler milik mereka.

"Data kami sekitar 25.000 anak mengakses situs porno di internet setiap hari. Sebagian besar anak tersebut mengakses situs tersebut melalui ponsel," katanya.

Lebih lanjut menteri asal Papua ini mengatakan, aturan pembatasan bagi anak-anak untuk mengakses internet kini tengah digodok kemen­teriannya bersama kemente­rian Agama dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Ya kami lakukan itu dengan Kominfo, dengan Kementerian Agama untuk mengontrol dan mencegah anak-anak nonton pornografi di medsos. Kita berusaha untuk buat konsep alternatif supaya bisa meli­hat anak-anak kita 25 tahun ke depan sudah seperti apa," katanya.

Nah agar anak-anak juga tak hanya berkutat para in­ternet ataupun ponsel, Kementeriannya juga menyu­arakan agar lebih banyak lagi fasilitas-fasilitas tempat ber­main anak-anak, atau tempat rekreasi untuk anak-anak.

"Fasilitas atau area bermain anak-anak ini untuk mengu­rangi waktu mereka untuk menonton atau berkecimpung dengan ponsel, medsos atau gadget dan video-video. Itulah tugas kami. Peraturan menteri pun akan dikeluarkan untuk mengontrol dan mengawasi anak-anak penggunaan HP dan medsos. Termasuk narkoba," jelasnya.

Dalam kesempatan terse­but, Yohanna juga menyoro­tin maraknya kasus-kasus kejahatan seksual yang menimpa perempuan dan anak. Terbaru yakni kejahatan sek­sual yang dilakukan oleh Gatot Brajamusti alias Aa Gatot.

"Ya, semua kasus yang berkaitan dengan perem­puan dan anak kita tangani semua," tegasnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya