Berita

Fary Djemi Francis/Net

Hukum

Soal Tuduhan DWP, Gerindra Serahkan Nasib Fary Ke KPK

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 | 14:56 WIB | LAPORAN:

. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Syafi'i menyerahkan sepenuhnya proses dugaan hukum terkait peran Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Fary Djemi Francis dalam kasus suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya kira kan kalau memang itu proses hukum ya memang harus dilaksanakan. Jangan ada yang ditutup-tutupi, apa adanya. Harus gitu menurut saya," tegasnya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9).

Pria yang akrab disapa Romo Syafi'i ini mengaku pihaknya sepenuhnya mempercayakan proses hukum ke KPK. Dia enggan mengomentari lebih jauh karena tak mau dibilang mengintervensi penegakan hukum.


"Sepenuhnya kita akan mempercayakan kepada aparat penegak hukum. Kita tidak akan mengintervensi. Kita nggak boleh mencampuri, tidak boleh mengomentari, nanti katanya DPR intervensi," ujarnya.

Romo Syafi'i mengaku dirinya tak khawatir akan terjadi kegaduhan jika dalam proses yang dilakukan oleh KPK nanti, Fairy ditetapkan menjadi tersangka.

"Loh udah berapa anggota DPR yang tertangkap. Nggak gaduh juga. Banyak kan. Putu, Damayanti itu kan. Nggak gaduh juga. Kita cuma gaduh kalau gerebeknya pakai senjata laras panjang kayak waktu itu. Karena itu melanggar tata beraturan di DPR. Tapi kalau proses hukum nggak ada yang gaduh," tukas Legislator Sumut I ini menegaskan.

Sebelumnya, kuasa hukum mantan Anggota Komiei V DPR dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti (DWP) menjelaskan akan mengungkapkan peran Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis dalam kasus suap proyek di Kementerian PUPR. Menurut Wirawan Adnan, kliennya bukanlah sebagai pelaku utama atau aktor intelektual. Namun, yang menjadi pelaku utama adalah unsur pimpinan Komisi V. Hal tersebut sesuai dengan surat pembelaan atau pledoi DWP yang dibacakan di depan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, salah satu pelaku utama adalah Fary Djemi Francis selaku ketua Komisi V DPR, sebab secara spesifik dia merupakan atasan Damayanti di komisi yang membidangi infrastruktur tersebut. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya