Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Agus Yudhoyono Jawaban Atas Harapan Warga Jakarta

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 | 14:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Warga Jakarta gembira menyambut pemimpin baru dengan harapan baru, Agus Harimurti Yudhoyono.

Sebagai pendatang baru dan segar di ajang kontestasi panggung politik Jakarta, ternyata putra Soesilo Bambang Yudhoyono itu menjadi jawaban dari pertanyaan yang selama ini ada dalam diri masyarakat Jakarta.

Hadirnya Agus Harimurti Yudhoyono yang berpasangan dengan Syliviana Murni menjadi antitesis dari menumpuknya kejengkelan masyarakat Jakarta terhadap perilaku kesantunan pemimpin mereka yang seolah-olah sudah menjadi barang langka


Adat ketimuran yang menjadi magnet bangsa dan yang olehnya Indonesia dikenal di seluruh penjuru dunia, seakan telah lenyap oleh laku lampah dan perilaku arogan.

"Merasa benar, merasa bersih dan merasa paling kuat adalah cerminan yang ditolak oleh warga Jakarta, oleh kebanyakan orang-orang timur dengan peradaban luhurnya," kata Ketua Bidang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPP Partai Demokrat, Jemmy Setiawan dalam keterangannya, Selasa (27/9).

Di sisi lain, kesederhanaan dan bekal keilmuan yang cukup serta catatan prestasi di dunia militer yang sebelumnya digeluti oleh Agus Harimurti Yudhoyono adalah modal baginya untuk merebut hati masyarakat Jakarta.

Baru beberapa hari saja, luar biasa dan di luar perhitungan banyak orang, ternyata sosok Agus Harimurti Yudhoyono mampu menjadi influen yang positif dan mendadak menjadi topik perbincangan di semua kalangan  hari-hari ini. Sebuah modal awal yang besar tentunya untuk tetap menjaga kans memenangkan kontestasi Pilgub DKI.

"Belum lagi banyak komunitas muda dan profesional tiba-tiba dengan sukarela menawarkan diri bergabung untuk menjadi bagian dari proses meraih kemenangan Agus Harimurti Yudhoyono. Ini demam positif yang luar biasa yang tentunya harus diapresiasi oleh tim sukses Agus Harimurti Yudhoyono," papar Jemmy.

Di luar itu, ada yang menarik disimak. Adalah kegelisahan patahana yang tiba-tiba dan mendadak santun sebagai wujud koreksi untuknya demi mempertahankan dukungan yang lambat hari makin turun dan tergerus.

Selain itu, di media sosial, berbagai meme aneh dan black campaign bermunculan. Ada rekayasa seolah-olah Agus menyerang pasangan Anies-Sandiaga dan sebaliknya. Padahal tipikal kedua pasangan ini tidak demikian. Sangat santun dan selalu adu ide serta gagasan.

"Sepertinya, politik belah bambu telah dimulai oleh kelompok tertentu. Untungnya, masyarakat sudah semakin dewasa dalam berpolitik dan dalam menilai kebenaran," ungkapnya.

Kedewasaan dan kesantuanan dalam berpolitik itu penting dalam menjaga iklim kondusif menjelang Pilkada DKI. Hendaknya para kandidat mampu menyakinkan pendukungnya untuk selalu menjaga kesantunan perilaku itu.

Sebab, Jakarta butuh sosok pemimpin yang memanusiawikan manusia.‎ Jakarta butuh tindakan tegas dan terukur bukan pertunjuka orang marah. Jakarta butuh sentuhan cinta dalam setiap kebijakan pemimpinnya. "Dan yang paling utama, Jakarta untuk rakyat bukan milik konglomerat dan Jakarta milik kita semua," pungkasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya