Berita

Sarman El Hakim

Olahraga

Sarman Akan Deklarasi Sebagai Caketum PSSI Di Rumah Tan Malaka

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 14:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bursa calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia alias PSSI tidak cuma diisi nama-nama besar atau purnawirawan jenderal.

Ada satu figur rakyat jelata yang sangat menggilai sepak bola dan harapan besar terhadap sepak bola nasional juga ingin bertaruh nasib di pertarungan yang sarat modal dan politik itu. Namanya, Sarman El Hakim.

Bertahun-tahun lamanya, pria kelahiran 26 April 1966 di Bukit Tinggi, Sumatera Barat ini gencar menyuarakan aspirasinya mengenai kejayaan dunia sepak bola nasional hingga ke manca negara.


Ia ingin Federasi Sepak Bola Internasional atau yang kerap disebut FIFA memilih Indonesia sebagai tuan rumah di ajang Piala Dunia tahun 2022

Mendengar rencana Kongres Luar Biasa PSSI pada 17 Oktober 2016 di Makassar Sulawesi Selatan, Sarman ingin terlibat sebagai calon Ketum PSSI 2016-2020.

Tidak main-main, besok (Minggu, 25/9) Sarman bakal melakukan deklarasi di kampung halamannya di Sumatera Barat. Tepatnya di rumah pahlawan nasional Tan Malaka, Suliki, Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Selama di Sumbar, Ketua Umum Masyarakat Sepak Bola Indonesia ini memang berencana mengunjungi rumah Tan Malaka dan kantor Aspro PSSI Sumbar.

Sarman menyatakan siap bertarung melawan nama-nama besar calon Ketum PSSI, yang di antaranya adalah dua tokoh militer, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Panglima Kostrad Mayjen TNI Edy Rahmayadi.

Pencalonan Sarman untuk maju menjadi PSSI-1 tidak lepas dari keinginan besarnya mereformasi total pengelolaan sepak bola nasional yang selama ini di matanya telah mengalami salah urus. Terbukti dari minimnya prestasi dan manajemen organisasi yang memprihatinkan.

"Lihat saja sampai saat ini PSSI tidak punya kantor, padahal organisasi ini sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka," ungkapnya.

Menurut Sarman, sepak bola harus merdeka, dalam arti lepas dari intervensi pemerintah, anasir-anasi partai politik, militer aktif dan kepentingan politik kelompok tertentu. Ia melihat selama ini PSSI dikelola tanpa tujuan jelas.

"PSSI harus memiliki goal dan tujuan itu adalah Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia 2022, " tegas Sarman.

Selama ini, Sarman sudah berkeliling dunia untuk melakukan studi banding ke federasi-federasi sepak bola negara benua Asia, Afrika, Eropa, Amerika, sampai Amerika Selatan.

"Sudah saatnya sepak bola merdeka dan inilah saatnya," ucap Sarman yang menjadi penerima Inspiration Award dari Kantor Berita Politik RMOL pada Mei 2016 lalu. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya