Berita

Politik

Sekjen GMNI KLB Medan‎ Ultimatum Pengurus Lama Membubarkan Diri

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 08:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Medan telah terbentuk dengan struktur 17 orang pengurus.

Dikomandoi Wonder Nainggolan sebagai Ketua dan Turedo Sitindaon sebagai Sekjen, pengurus baru ini diharapkan dapat segera bekerja efektif untuk melakukan kerja-kerja organisasi dan pembelaan terhadap ketertindasan kaum marhaen di tengah derasnya arus liberalisasi dan masuknya modal asing.

Agar pengurus baru ini dapat segera bekerja efektif, Turedo Sitindaon, Sekjen GMNI yang baru meminta kepada Presidium GMNI hasil Kongres Sikka, NTT  segera membubarkan diri. Dia juga memberi ultimatum kepada Chrisman Damanik dkk untuk segera meninggalkan kantor GMNI di Jakarta yang hari ini masih mereka pakai untuk beraktivitas.


"Yang tak kalah penting, Pengurus Presidium yang dipimpin oleh Chrisman Damanik jangan lagi menggunakan dan mengaku sebagai pengurus Presidium GMNI. Karena hasil Kongres Luar Biasa GMNI di Medan, secara langsung sudah mendelegitimasi dan membatalkan secara keseluruhan hasil Kongres Sikka, termasuk Pengurus Presidiumnya," ujar Turedo kepada redaksi.

Turedo yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua KNPI Sumatera Utara ini menambahkan, jika  tidak ada respon yang cepat dan positif dari Chrisman Damanik dkk, pihaknya bersiap untuk mengambil alih kantor tersebut.

Turedo juga mengimbau seluruh alumni GMNI, supaya jangan terpancing dengan isu-isu liar dan bersifat tendensius, yang dituduhkan kepada pengurus GMNI KLB Medan. Dia berharap KLB GMNI di Medan juga bisa disikapi dengan dewasa dan bijaksana oleh seluruh alumni.

"Anggaplah persoalan ini sebagai dinamika internal organisasi GMNI yang biasa saja, karena tujuan kami yang paling fundamental adalah untuk memperbaiki organisasi dan mengembalikan organisasi GMNI ke jalur yang sebenarnya," ungkap Turedo yang juga mantan Ketua Korda GMNI Sumut ini.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya