Berita

Hukum

PPATK Tunggu Permintaan KPK Lacak Aliran Duit Suap Ke Irman

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 12:52 WIB | LAPORAN:

Pengusutan aliran dana mencurigakan dalam rekening milik Ketua DPD RI nonaktif, Irman Gusman tergantung permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi. Terutama menyangkut kasus dugaan suap impor gula yang menjerat senator asal Sumatera Barat itu.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisi Transaksi Keuangan (PPATK), M. Yusuf sebelum mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi III di Gedung Nusantara II, Senayan, Kamis (22/9).

"Kita masih nunggu permintaan dari KPK, kan kasusnya OTT dan biasanya yang begitu pakai cash ga dari perbankan," ujarnya.


Namun ia yakin KPK akan meminta bantuan PPATK merujuk pengalaman yang ada.  

"Ini isu kuota gula nanti KPK biasanya meminta kita aliran dana dari pihak perusahaan itu sejak kapan dan pada siapa saja akan terbaca nanti," jelasnya.

PPATK bisa saja menelusuri aliran dana Irman tapi harus dipastikan dulu kebutuhan KPK.

"Bisa kita lakukan tapi kan nggak tahu periode kapan, pihak siapa saja. Biasanya dia ambil cash terus masuk kepada anda, anda masukan nggak lewat transfer," jelasnya.

Dari KPK sendiri, diakuinya memang sudah ada permintaan tapi masih sebatas lisan.

"Baru koordinasi, biasanya by lisan dulu, presentaasi seperti itu," bebernya.

Ditanya aliran dana Irman sebelum ada kasus suap impor gula, Yusuf mengatakan tidak ada masalah.

"Kita anggap dia baik," tukasnya.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya