Berita

Agusta Surya Buana

Politik

Tokoh Jakarta Tak Mau Ahok

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 19:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Para tokoh lokal di Jakarta berharap partai politik dapat mengusung figur yang bisa mengalahkan petahana Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Demikian rangkuman yang dipetik dari diskusi "Rilis Kajian Hasil Survei Pilkada DKI Sepanjang Tahun 2016 & Hasil FGD Figur Calon yang Diinginkan Para Tokoh Lokal" yang diselenggarakan Forum Pemerhati Pilkada Jakarta di Hotel Swiss Belinn, Lebak Bulus, Jakarta Selatan siang tadi (21/9).

Ketua Forum Pemerhati Pilkada Jakarta Agusta Surya Buana menyatakan para tokoh menghendaki adanya suksesi kepemimpinan di DKI Jakarta.


"Kami melakukan FGD dengan para tokoh lokal. Kami juga melakukan wawancara dengan metode delphi terhadap para tokoh lain yang tak bisa serta di FGD. Hasilnya dapat disimpulkan mereka menghendaki perubahan. Mau ada pergantian. Tak mau Ahok lagi," katanya.

"Mereka meminta partai politik mencalonkan figur yang bukan seperti Ahok. Figur yang ramah, peduli, pro terhadap kaum lemah, bukan corong pembela para cukong," sambung dia.

Agusta menambahkan, diantara para figur yang dipandang pantas untuk melawan Ahok menurut para tokoh lokal adalah Yusril Ihza Mahendara.

"Mereka menilai Yusril adalah lawan sepadan Ahok, jika Yusril yang dimajukan oleh partai politik maka Ahok bisa dikalahkan dan Jakarta akan dipimpin oleh pemimpin yang tidak kasar," ujar Agusta.

Sementara itu  Koodinator Pelaksana Kajian FPPJ Rachmayanti Kusumaningtyas menambahkan hasil kajian terhadap berbagai survei yang telah dipublis oleh lembaga-lembaga survei selama kurun waktu tahun 2016.

Forum mendapati kecenderungan terjadinya head to head antara pasangan Ahok-Djarot melawan pasangan Yusril-Saefullah dan Ahok-Djarot melawan Yusril-Sandi.

"Namun pasangan Yusril-Saefullah terlihat lebih besar tingkat kemungkinan mengalahkan Ahok-Djarot ketimbang Yusril-Sandi," demikian ungkap Rachmayanti.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya