Berita

Net

Hukum

Irman Korban Jebakan Batman, KAI Akan Adukan KPK Ke Polri dan Komnas HAM

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 18:54 WIB | LAPORAN:

Kongres Advokat Indonesia (KAI) bereaksi keras terhadap tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT)  kepada Ketua DPD Irman Gusman.

Banyak keanehan dibalik OTT kasus dugaan suap kuota gula impor yang dilakukan KPK. Terkait hal itu KAI akan melaporkan  KPK ke mabes Polri dan juga Komnas HAM.

Demikian ditegaskan Presiden KAI, Indra Sahnun Lubis kepada wartawan di Media Center DPR, Jakarta, Rabu (21/9). Dia didampingi Wakil Presiden KAI,  Herman Kadir dan Sekjen KAI Apolos Djara Bonga. Mereka didampingi anggota DPD Ahmad Muqoam.


Menurut Indra Sahnun, Irman Gusman korban dari tindakan sewenang-wenang dan serampangan KPK dengan kedok OTT ilegal. Bahkan KPK, tegasnya telah melakukan jebakan batman dibalik penangkapan Irman Gusman di kediamannya.

Banyak kejanggalan yang diinventarisir KAI saat Irman ditangkap KPK. Pertama peristiwa terjadi tengah malam jelang dini hari. Irman kata dia lagi kedatangan tamu yang tidak diundang ke rumah dinasnya.

Awalnya, Irman menolak menerima tamu karena merasa terlampau lelah, namun anehnya sang tamu tetap memaksa.

"Tamu itu diketahui sebagai Xaveriandi Susanto. Dia saat itu berstatus tersangka  yang tengah menjalani proses pengadilan di PN Padang dengan status tahanan kota. Ini aneh sebagai tahanan kota di Padang bisa datang ke Jakarta," ujar Indra. Dan saat bertamu ke rumah Irman, Xaveriandi didampingi istrinya.

Alasan Xaveriandi bertamu ke rumah Irman dan hendak meminta tolong dan meminta nasihat seputar masalah bisnis dan kepada Irman dia juga mengatakan kalau dirinya sedang menjalani proses hukum.

"Sebagai Ketua DPD, Irman membantunya dengan memberikan nasihat singkat. Setelah itu karena merasa lelah tanpa banyak basa-basi Irman pamit hendak istirahat. Dan sang tamu pun pamit  dan memberikan bingkisan," jelasnya.

Tanpa menanyakan apa isi bingkisan, Irman kemudian menaruhnya di meja tanpa berpretensi dan menaruh curiga. Di benak Irman menurut Sahnun, bisa saja bingkisan itu berisi keripik singkong balado yang merupakan oleh-oleh dari Padang. Apalagi tamu tersebut datang dari Padang.

"Tapi belum lama merebahkan badannya yang letih, tamu yang sudah pergi balik kembali dengan istrinya. Namun mereka datang bersama dengan rombongan penyidik KPK," ujarnya.

Irman kaget ketika sang tamu mengatakan kalau uang Rp 100 juta yang katanya untuk membeli mobil baru saja diserahkannya. Bagaikan tersedak dari tidur, Irman yang  kebingungan kemudian meminta istrinya untuk memeriksa bingkisan dan ternyata isinya uang seratus juta.

"Saat itulah Irman dicokok penyidik KPK dan sempat menanyakan surat tugas kepada penyidik. Ternyata surat tugas yang disodorkan kepadanya dibuat sejak bulan Ju8ni 2016. Artinya dia sudah menjadi target operasi," kata Indra.

Atas tindakan KPK tersebut, KAI menurut Indra Sahnun akan melaporkan KPK ke Mabes Polri dan Komnas HAM.

"Kita ingin menguji apakah KPK kebal hukum," demikian Indra.[zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya