Berita

Laode Syarif/Net

Hukum

KPK Bocorkan Penghambat Investigasi Kasus Century Dan BLBI

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 16:42 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif, mengulang pernyataan para koleganya bahwa KPK tidak pernah menghentikan penanganan dua kasus korupsi level kakap, yaitu Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) dan dana talangan Bank Century.

Dia mengklaim, sampai sekarang KPK telah mengalami beberapa kemajuan dalam tahap penyidikan dua kasus yang menjadi perhatian publik tersebut. Namun, dia tidak menampik fakta pihaknya menemukan beberapa kendala menangani perkara yang menyeret nama-nama mantan pemimpin negara tersebut.

"Salah satunya adallah saksi kunci. Dua orang meninggal dunia (dalam kasus Century). Jadi sekarang KPK memang tengah bekerja keras untuk menindaklanjuti," lanjutnya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/9).


Terkait kasus BLBI, Laode juga mengatakan KPK telah memanggil banyak saksi untuk mendalaminya. Tetapi mereka menemukan ada beberapa kendala utama. Salah satunya, terlalu banyak berkas berupa fotokopi.

"Sebenarnya ini tidak boleh saya bicarakan. Tapi karena masyarakat ingin tahu sekali, salah satu kesusahan kasus BLBI itu adalah bukti-bukti yang didapat itu hampir semuanya fotokopi. Ini sudah lama kasusnya. Makanya saya terus terang, bukan menyalahkan pimpinan sebelumnya," ungkapnya.

Laode menekankan bahwa KPK tidak bisa hanya mengandalkan bukti fotokopi yang sudah ada. Bukti-bukti berupa reproduksi atau fotokopi akan mudah diragukan keasliannya jika nantinya dibawa ke ruang pengadilan.

"Dalam kasus BLBI, KPK masih berusaha untuk mencari bukti-bukti otentik," tegas Laode. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya