Berita

Saipul Jamil/Net

Hukum

Jadi Saksi, Saipul Jamil Ngaku Pernah Diperas Jaksa Rp 1 Miliar

SELASA, 20 SEPTEMBER 2016 | 01:16 WIB | LAPORAN:

Pedangdut Saipul Jamil mengaku pihaknya pernah diminta oleh jaksa penuntut umum yang menangani perkara pelecehan anak di bawah umur sebesar Rp 1 miliar.

Permintaan jaksa itu diketahuinya dari Samsul Hidayatullah, kakak kandung Saipul yang juha selaku managernya.

"Menurut keterangan Abang saya (Samsul Hidayatullah), jaksa memeras saya minta Rp 1 miliar. Kalau tidak, akan dituntut tinggi nanti dikenakan Pasal 82 (UU Perlindungan Anak)," kata Saipul saat bersaksi untuk terdakwa Kasman Sangaji, terkait kasus dugaan suap pengamanan putusan perkara perbuatan asusila anak di bawah umur, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (19/9).


Awalnya, hakim menanyakan soal kesaksian Saipul dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) KPK. Kepada penyidik, Saipul mengatakan telah diperas oleh jaksa.

Meski begitu, Saipul mengaku‎ tidak tahu, apakah pihaknya sudah menyerahkan uang tersebut ke jaksa atau belum.

Menurut mantan suami Dewi Persik itu, segala urusan proses hukum diserahkan kepada Samsul bersama tim penasihat hukumnya.

"Yang saya tahu, jaksa minta uang Rp 1 miliar. Saya tidak tahu sumber uang itu dari mana, apakah uang saya atau abang saya," ujar terdakwa kasus pelecehan seksual anak itu.

Diketahui, pengacara Saipul Jamil, Kasman Sangaji didakwa bersama-sama dengan Berthanatalia Ruruk Kariman dan kakak Saipul Jamil, Samsul Hidayatullah menyuap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi dengan uang sebesar Rp 50 juta.

Uang itu diberikan agar Rohadi membantu penunjukan hakim perkara Saipul Jamil. Selain itu, Kasman didakwa bersama-sama dengan Saipul Jamil, pengacara Saipul, Berthanatalia dan kakak Ipul, Samsul Hidayatullah menyuap Hakim Ifa Sudewi sebesar Rp 250 juta.

Suap itu diberikan untuk memengaruhi sidang perkara Saipul agar dijatuhi hukuman seringan-ringannya.‎ [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya