Berita

Net

Hukum

Pengedar Sabu Di Medan Miliki Senjata Api Sisa Konflik Aceh

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 22:13 WIB

Personil Satnarkoba Polresta Medan menangkap empat pengedar sabu dari beberapa lokasi di Kota Medan. Selain menyita barang bukti sabu, petugas juga menyita dua pucuk senjata api jenis FN berikut 11 butir amunisinya.

Keempat pengedar yang ditangkap berinisial M (27), SUP (29) dan SH (20) yang merupakan warga Sei Bamban, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir. Kemudian seorang lain berinisial B (35) adalah warga Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar.

"M, SUP dan SH ditangkap dari dalam sebuah kamar di Hotel Borobudur, Jalan Jamin Ginting pada 16 September lalu. Di sana petugas menemukan senjata jenis FN milik M beserta lima butir amunisi," kata Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto seperti dikutip Medanbagus.com, Senin (19/9).


Mardiaz menambahkan, tersangka B ditangkap di Jalan Seimare, Kelurahan Sei Sikambing, Medan Petisah pada 10 September lalu. Dari tangannya, juga disita sabu sebanyak satu paper klip serta satu pucuk senjata api jenis FN beserta enam butir amunisi.

Dari penyelidikan, senjata api tersebut, menurut Mardiaz, merupakan senjata api buatan pabrik yang diduga sisa masa konflik di Aceh. Dari penelusuran, senjata itu juga pernah digunakan untuk melakukan perampokan di Labuhan Batu.

"Ini senjata api pabrikan yang kita duga dibeli dari sisa konflik di Aceh. Dan salah satunya pernah digunakan untuk merampok di Labuhan Batu," ujar Mardiaz.

Saat ini, para pengedar sabu dan barang bukti masih ditahan di Polresta Medan. Selain dijerat Undang-Undang 35/2009 tentang Narkotika, para tersangka juga dikenakan UU Darurat atas kepemilikan senjata api ilegal. [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya