Berita

Net

Hukum

KPK Juga Harus Ungkap Korupsi Kelas Kakap

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 18:36 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua DDP RI Irman Gusman sebagai tersangka dugaan suap terkait pengurusan kuota impor gula pekan lalu.

Gaspol Indonesia menyayangkan KPK hanya menangani kasus suap dengan jumlah kerugian negara yang kecil. Di mana, Irman Gusman diduga hanya meerima suap sebesar Rp 100 juta. Karena itu, KPK ditekankan juga harus dapat mengungkap koruptor kakap atau besar.

"Bukan malah mengurusi kasus ecek-ecek atau biasa saja seperti ini. Pasalnya, tugas KPK adalah menyelamatkan uang negara yang dijarah koruptor kelas kakap," ujar Direktur Gaspol Indonesia Virgandhi Prayudantoro kepada wartawan, Senin (19/9).


Menurutnya, operasi tangkap tangan terhadap Irman Gusman hanya kasus kecil jika dibandingkan dengan tugas dan wewenang KPK serta biaya yang harus dikeluarkan oleh negara untuk membiayai setiap kasus. Ini bertolak belakang dengan langkah KPK menghentikan kasus reklamasi Teluk Jakarta, pembelian lahan RS Sumber Waras, bailout Bank Century dan pengemplangan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang merugikan negara triliunan rupiah..

Diharapkan KPK bisa kembali kepada tugas dan fungsinya yakni melakukan pemberantasan dan pencegahan korupsi serta mengembalikan uang negara dan unsur tebang pilih dalam penindakan hukum banyak terjadi.

"Bahkan, itu terkesan seperti adegan dalam sinetron," tegas Virgandhi. [wah] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya