Berita

Politik

Turedo Sitindaon Terpilih Jadi Sekjen Presidium GMNI KLB Medan

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 17:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kongres Luar Biasa (KLB) GMNI telah selesai digelar. Bertempat di Hotel Candi Medan, Sumatera Barat, KLB berlangsung sejak tanggal 13-15 September 2016 dan dihadiri 69 Perwakilan DPC GMNI seluruh Indonesia.

Adapun dalam struktur Presidium GMNI hasil KLB tersebut, Turedo Sitindaon yang juga mantan Ketua Korda GMNI Sumatera Utara terpilih menjadi Sekjen GMNI periode 2016-2018, mendampingi Ketua Presidium terpilih Wonder Nainggolan dari GMNI cabang Jakarta dan Bendahara Nanat Nazmul dari GMNI Cabang Bandung.

Turedo Sitindaon menyampaikan KLB berjalan dalam situasi yang penuh tekanan, intimidasi, dan intervensi. Tidak hanya itu, muncul juga ancaman pembubaran paksa yang dilakukan oleh Presidium GMNI hasil Kongres Sikka, NTT yang bekerjasama dengan alumni. Ancaman pembubaran paksa KLB menggunakan cara-cara yang mirip dengan orde baru, di mana melibatkan aparat keamanan dan organisasi kepemudaan yang bersifat preman.


"Hal ini memperlihatkan secara jelas bahwa Presidium GMNI hasil kongres Sikka tidak memahami arti demokrasi yang merupakan buah perjuangan dari gerakan reformasi, dan membuktikan mereka sudah dikooptasi oleh kepentingan pemilik modal," sebut Turedo dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (19/9).

Turedo yang juga alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara menambahkan, KLB GMNI di Medan merupakan antitesa dari Kongres GMNI di Sikka. Hal ini bisa kita lihat dari proses pelaksanaan kongres. Jika kongres Sikka dalam pelaksanaannya menyewa dua pesawat terbang, bus pariwisata, dan menggunakan hotel berbintang, maka KLB di Medan ini sejak pemberangkatan, peserta kongres saja menggunakan kapal laut dari Jakarta.

"Hal yang dimasa saat ini sudah tidak lazim lagi ditempuh, dan dilanjutkan menaiki truk sampai dilokasi KLB. Dan KLB GMNI di Medan ini secara resmi dibuka oleh petani, buruh, dan nelayan, yang merupakan representasi dari kaum marhaen itu sendiri, bukan oleh elit penguasa seperti yang terjadi di Kongres Sikka," ujar Turedo.

Walaupun KLB berjalan dalam situasi yang mencekam, tambahnya, namun berkat semangat dan keberanian seluruh peserta, KLB berhasil diselenggarakan. Turedo berharap, Presidum GMNI hasil KLB Medan bisa fokus untuk memperbaiki organisasi dan memperjuangkan terciptanya implementasi Trisakti Bung Karno di Indonesia.

"Semoga GMNI semakin Jaya, dan Marhaen semakin Menang," tandas Turedo diakhir keterangannya.‎[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya