Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Hukum

Rachmawati: Kasus Irman Gusman Buktikan Indonesia "Republik Garong"

SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 07:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Penangkapan Ketua DPD Irman Gusman merupakan potret masalah korupsi dan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Demikian disampaikan tokoh nasional yang juga politisi senior Rachmawati Soekarnoputri dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 19/9).

"KPK tangkap Ketua DPD karena suap Rp 100 juta. Hebatnya lagi kasus mega-korupsi seperti BLBI, Century dan reklamasi yang nilainya miliaran bahkan triliunan, KPK malah keok tidak berkutik," kata Rachma.


Inilah jadinya, ungkap Rachma, bila negara dikuasi oleh para para maling-maling dengan kedok nawacita dan revolusi mental. Negara berada dalam oligarki rezim proxy dan menjadi kaki tangan kapitalis domestik maupun over-seas.

"Keserakahannya dalam kurun dua tahun sudah melebihi rezim Orba yang berkuasa 35 tahun. Orba punya utang Rp 105 triliun, sementara Jokowi sudah Rp 4.000 triliun, artinya jika 10 persen-nya dikorupsi berarti Rp 40 triliun raib," ungkap Rachma.

Apalagi, sambung Rachma, penguasa saat ini juga telah melanggar UU tatakelola keuangan negara yang harusnya transparan dan akuntabel.

"Jadi apa kata Buya Syafi'i Maarif ini Republik Garong sangat tepat. Apa masih tetap mau dipertahankan?" demikian Rachma. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya