Berita

Irman Gusman/Net

Hukum

Penangkapan Irman Gusman Bermuatan Politis

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2016 | 04:48 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap sejumlah pihak dalam operasi tangkap tangan, sabtu (17/9) dinihari, terkait kasus dugaan suap dari pengusaha gula yang berinisial FXS dan istrinya MMI kepada IG (Ketua DPD RI), di rumah dinasnya untuk menambahkan kuota import gula di Provinsi Sumatera Barat.

Pada saat melakukan penangkapan KPK menemukan uang sebesar 100 juta rupiah yang disimpan ke dalam bungkusan plastik. Bungkusan itu berada di kamar IG.

Menurut Lutfi Nasution aktivis 98, penangkapan terhadap IG, FXS dan MMI memiliki muatan politis.


"Kalau KPK murni ingin menegakan hukum dan memberantas korupsi seharusnya menyelesaikan kasus-kasus korupsi yang terdahulu, seperti BLBI, Century, RS Sumber Waras, Reklamasi Teluk Jakarta, Pembelian Lahan Pemprov DKI oleh Pemprov DKI sendiri, dll," ujarnya.

Ia mengapresiasi kerja-kerja KPK, tapi KPK juga jangan sampai mengesampingkan kasus-kasus tersebut yang belum tuntas. Ini terkesan KPK dijadikan alat kekuasaan untuk membunuh lawan-lawan politiknya.

"Dan juga mengalihkan issue terkait penentuan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta 2017 yang pendaftarannya tinggal menghitung hari saja dan diikuti dengan rumor yang beredar bahwa Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar Ketua Umum Parpol untuk mendukung salah satu Cagub DKI Jakarta dalam pilgub 2017 mendatang," paparnya.

"Hal ini mengindikasikan ada kekuatan politik yang menggiring KPK untuk bekerja berdasarkan kepentingan politik semata, bukan untuk penegakan hukum dan demi kepentingan Bangsa," demikian Luthfi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya