Berita

Politik

Sholawat Nariyah Akhirnya Menggema di Langit Nusantara

SABTU, 17 SEPTEMBER 2016 | 23:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sholawat nariyah menggema di langit nusantara. Umat muslim di desa-desa di pelosok Aceh sampai Papua membaca sholawat nariyah secara serempak, mendoakan bangsa Indonesia keluar dari kesulitan ekonomi.

"Insyaallah hari ini sholawat nariyah menggema di seluruh pelosok nusantara. Mendoakan bangsa Indonesia keluar dari kesulitan keuangan dan pemerintah dapat mengatasi kesenjangan yang semakin tinggi," kata Ketum PKB H Abdul Muhaimin Iskandar sebelum membuka Nariyah Nusantara di Ciganjur, Jakarta, Sabtu (17/9).

Pembacaan sholawat nariyah secara serempak hari ini, katanya, merupakan medium konsolidasi batin dan spiritual umat muslim Indonesia, khusunya kader PKB. Dengan membaca sholawat nariyah spiritual kader PKB dalam memperjuangkan bangsa tetap terjaga.


"Sehingga, keberadaan kader PKB di dewan maupun pemerintahan dapat mewujudkan bangsa yang adil, makmur dan sentosa," katanya.

Politisi muda yang akrab dipanggil Cak Imin ini mengatakan, pembacaan sholawat nariyah serentak sudah dirancang sejak lama. Buat kader PKB pembacaan sholawat nariyah bukan hal baru karena setiap hari sholawat nariyah didengungkan dari musholah ke musholah.

Dengan membaca sholawat nariyah secara serempak, katanya lagi, cita-cita PKB menjadi pemenang di Pemilu 2019 dapat tercapai dengan izin Allah. Untuk itu PKB terus memanaskan mesin politik dengan berbagai program dan strategi. PKB sepenuhnya sadar bahwa perjuangan menuju bangsa Indonesia yang rahmatan lil alamin belum tercapai.

"Untuk itu kita minta perjuangan kita dimudahkan, dilancarkan dan disukseskan," tukasnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya