Berita

AM Fatwa/RMOL

Hukum

Menunggu Di Ruang Tamu, AM Fatwa Tak Dapat Jawaban Dari Pimpinan KPK

SABTU, 17 SEPTEMBER 2016 | 17:15 WIB | LAPORAN:

Tak butuh waktu lama bagi Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah A.M Fatwa menelisik kabar penangkapan Ketua DPR RI Irman Gusman.

Fatwa yang tiba sekitar pukul 14.45 WIB terlihat keluar Gedung KPK sekitar pukul 15.20 WIB. Selama hampir satu jam berada di Gedung KPK, ternyata pimpinan KPK tidak menemui dirinya. Bahkan untuk bertemu IG, Fatwa tak diperkenankan.

Politisi PAN itu mengaku hanya diantarkan ke ruang tamu.


"Saya harus menghormati prosedur KPK. Jadi pimpinan KPK belum mau bicara sebelum melakukan ekspose dari penyidik. Baru setelah itu pimpinan bisa bicara ke luar. Apalagi saya orang luar disini belum bisa memberikan keterangan," ujarnya saat keluar dari di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (17/9).

Rasa penasaran masih terpancar di wajahnya meski senator dari DKI Jakarta itu sudah mengetahui yang ditangkap KPK adalah Ketua DPD RI Irman Gusman.

Menurut Fatwa, konfirmasi dari pimpinan KPK sangat dibutuhkan untuk menentukan nasib Irman Gusman di DPD RI. Pasalnya hari ini, Badan Kehormatan sedang mengelar rapat untuk menyikapi penangkapan Senator dari Sumatera Barat itu.

"Barangkali ada satu kebijakan karena saya Ketua Badan kehormatan. Barang kali ya. Namanya upaya kan. Saya juga kan ditunggu di kantor ada rapat," katanya.

Kendati belum memperoleh informasi, Fatwa menghormati penanganan perkara yang dilakukan KPK. Untuk itu, Fatwa mengatakan, akan kembali ke Gedung Parlemen dan menunggu pengumuman KPK.

"Sebagai ketua badan kehormatan yang memang punya tugas wewenang yang saya katakan tadi. Pimpinan sendiri tidak mau bicara, saya harus menghormati proses da prosedur di KPK. Pimpinan sendiri tidak mau bicara sebelum menerima selesai proses dan ekspose dari penyidik kepada pimpinan," pungkasnya. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya