Berita

Foto: Net

Politik

Amien Rais Datangi Rumah Rachma, Bicarakan Soal Kembali ke UUD 1945

SABTU, 17 SEPTEMBER 2016 | 09:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bila tidak ada aral melintang, sore nanti (Sabtu, 17/9), mantan Ketua MPR RI Amien Rais akan berkunjung ke kediaman pendiri Universitas Bung Karno (UBK) Rachmawati Soekarnoputri di Jalan Jatipadang Raya, Pejaten, Jakarta Timur.

Dalam pertemuan itu, Amien Rais dan Rachmawati disebutkan akan membahas peluang mengembalikan konstitusi ke naskah asli UUD 1945, sebelum diamandemen pada tahun 1999-2001.

Demikian disampaikan Wakil Rektor UBK, Teguh Santosa, dalam keterangan yang diterima redaksi.


Selain Amien Rais, sejumlah tokoh lain juga akan hadir dalam pertemuan itu, seperti Mantan Panglima TNI Djoko Santoso dan mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Ryaas Rasyid.

UUD 1945 telah diamandemen sebanyak empat kali pada tahun 1999, 2000, 2001 dan 2002. Belakangan banyak kalangan yang mulai mempertanyakan dampak dari amandemen tersebut.

Amandemen UUD 1945 dinilai telah menghilangkan peran negara melindungi warganegara, dan sebaliknya memberikan kesempatan besar kepada paham neoliberalisme dan neokolonialisme mewarnai kebijakan negara. Akibatnya, kesenjangan antara kelompok kaya dan miskin semakin lebar.

"Belakangan ini tampaknya pihak-pihak yang dulu begitu bersemangat mengamandemen UUD 1945 mulai menyadari dampak buruk dari amandemen yang bisa mengancam sendi dan pondasi kehidupan berbangsa kita," ujar Teguh.

Karena itu, sambungnya, kini ada upaya untuk memperbaiki keadaan, salah satunya dengan memulai wacana kembali ke naskah asli UUD 1945. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya