Berita

Hukum

Warga Geram, Romo Center Kerap Disambangi Oknum Jaksa

SABTU, 17 SEPTEMBER 2016 | 02:12 WIB | LAPORAN:

Komunitas Muda Pendukung (KMP) Provinsi Tapanuli mengaku geram dengan ulah oknum jaksa pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) yang kerap menyambangi kediaman pribadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Raden Muhammad Syafii yang juga menjadi basis rumah aspirasi warga.

Betapa tidak, menurut Ketua Umum KMP Nelson Butarbutar, kehadiran para oknum jaksa terkesan membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

"Kami warga Sumut menjadi seperti terbodoh ketika mengetahui rumah itu didatangi oknum aparat Kejatisu dengan dalih mencari tersangka karena mendapat info para tersangka sering ke rumah itu," kata Nelson dalam keterangannya, Sabtu (17/9).


Seperti diketahui, Kejatisu sedang menangani kasus korupsi proyek pengadaan kendaraan operasional di Bank Sumut senilai Rp 18 miliar yang bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013. Dari hasil penyelidikan, kerugian negara mencapai Rp 4,9 miliar.

Jaksa sudah menetapkan lima orang tersangka, dua tersangka yakni mantan Direktur Operasional Bank Sumut M. Yahya dan mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut M. Jefri Sitindaon sudah ditahan. Sementara, tiga tersangka lain yakni Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut Irwan Pulungan, Pejabat Pembuat Komitmen Bank Sumut Zulkarnain, dan seorang rekanan atau penyedia jasa Direktur CV Surya Pratama Haltatif masih proses menggali keterangan.

Nelson menjelaskan, sekilas alasan oknum jaksa mencari tiga tersangka itu seperti benar adanya, namun menjadi pertanyaan mengapa jaksa sampai kerap mendatangi rumah aspirasi Raden Muhammad Syafii yang juga merangkap kantor Romo Center.

"Apa aparat itu juga sudah mendatangi tempat-tempat lain yang sering didatangi para tersangka. Apa saat mendatangi tempat selain Romo Center itu mereka juga mempublikasikannya melalui media," ujarnya.

Lanjut Nelson, apakah para tersangka tersebut secara formal meminta bantuan kepada Raden Muhammad Syafii yang akrab disapa Romo Syafii selaku anggota dewan pusat yang melakukan fungsi pengawasan. Tetapi kemudian, aparat kejaksaan melakukan langkah seperti itu nantinya akan menimbulkan pemikiran bahwa fungsi pengawasan anggota dewan sedang diuji institusi di bawah kendali Jaksa Agung tersebut.

Selain itu, bisa saja publik berpikiran bahwa langkah oknum jaksa tersebut masuk kategori contemp of parliament karena bisa saja dikategorikan mengganggu kinerja dan atau fungsi anggota DPR RI.

"Apalagi, jikalau Romo Centre bisa membuktikan bahwa persepsi aparat mendatangi rumah aspirasi Raden Muhammad Syafii untuk mencari tersangka tidak benar adanya. Kalau menjadi seperti itu tentu akan semakin menyulut sentimen warga Sumut terhadap Kejatisu," tandas Nelson.

Rumah aspirasi Raden Muhammad Syafii yang juga dijadikan Romo Centre sendiri berlokasi di Jalan Bunga Baldu II Nomor 25, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Sumut. Selama ini, Romo Center identik sebagai tempat masyarakat Sumut khususnya Tapanuli untuk berkeluh-kesah kepada wakilnya di Senayan. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya