Berita

Di Padang Panjang, Ketua MPR Dorong Pelajar Rajin Belajar

SABTU, 17 SEPTEMBER 2016 | 00:11 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menghadiri silaturahim bersama pimpinan daerah Muhammadiyah Padang Panjang, Sumatera Barat. Kepada siswa-siswi pondok pesantren, Zulkifli yang didampingi Ketua Fraksi PAN DPR RI Mulfachri Harahap berbagi pengalaman masa kecilnya.

Diceritakan Zulkifli, saat usianya baru empat tahun, ia sudah sering diminta orang tuanya ke masjid untuk memukul bedug saat masuk waktu subuh. Sejak kecil juga Zulkifli sudah diajarkan mengaji.

"Belum sampai enam tahun, saya sudah khatam. Di kampung saya kalau khatam potong ayam, saya senang sekali," ujar Zulkifli saat memberi sambutan dalam Silaturahim Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pabasko di Asrama Putri Aisyiyah, Jalan Ri Dato Sinaro Panjang, Padang Panjang, Jumat (16/9).


Bagi Zulkifli, dengan memiliki pengetahuan agama yang baik, maka bisa menyeimbangkan ilmu pengetahuan yang diajarkan di sekolah. Sebab, ilmu pengetahuan umum saja tidak cukup untuk menuju kesuksesan.

"Dapat pengetahuan umum dan juga ilmu agama karena cerdas saja tidak cukup. Melalui penelitian, ilmu dan teknologi saja tidak cukup. Tapi lebih penting lagi perilaku. Sehingga dapat lebih tahan terhadap tantangan," lanjutnya.

Zulkifli juga menceritakan bagaimana perjuangan sang ibu untuk menyekolahkannya semasa kecil dulu. Sebab pendidikan menjadi fondasi utama. Ia mengingatkan pentingnya ilmu pengetahuan dan landasan ekonomi yang kuat untuk menjadi bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan masa kini.

"Sekolah itu penting. Jadi bagi Ibu-ibu sesulit apapun kondisinya tolong sekolahkan anaknya. Ilmu pengetahuan dan ilmu ekonomi itu penting. Anak-anak sekarang bisa jadi apa saja tergantung daya juang masing-masing," pungkasnya. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya